Polres Tegal Salurkan Bantuan Tunai Kepada 6.000 PKL, Warung dan Nelayan

- Kamis, 24 Maret 2022 | 20:27 WIB
MENYERAHKAN: Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at menyerahkan bantuan tunai kepada pedagang kaki lima, warung dan nelayan. Bantuan diberikan kepada 6.000 sasaran mulai Kamis (24/3/2022) di GOR Tri Sanja Slawi hingga beberapa hari ke depan. (Cessnasari )
MENYERAHKAN: Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at menyerahkan bantuan tunai kepada pedagang kaki lima, warung dan nelayan. Bantuan diberikan kepada 6.000 sasaran mulai Kamis (24/3/2022) di GOR Tri Sanja Slawi hingga beberapa hari ke depan. (Cessnasari )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Polres Tegal menyalurkan bantuan tunai dari pemerintah kepada pedagang kaki lima (PKL), warung dan nelayan (BTPKLWN). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at di Aula Praja Gupta Polres Tegal dan GOR indoor Tri Sanja Slawi, Kamis (24/3/2022).

Menurut AKBP Arie Syafa'at, bantuan tersebut diberukan kepada 6.000 sasaran. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 600 ribu yang diberikan secara utuh tanpa potongan sepeser pun.

"Semoga program ini bisa bermanfaat dan menunjang perekonomian para PKL, warung dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," ungkap Arie.

Baca Juga: Tak Kantongi Izin, Tower Telekomunikasi di Losari Brebes Disegel

Dikatakan, bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Pusat yakni melalui Kementerian Keuangan RI.

"Polres Tegal hanya membantu penyalurannya kepada 6.000 PKL, warung dan nelayan yang berada di Kabupaten Tegal serta terdata sebagai penerima bantuan yang disalurkan mulai hari ini (Kamis) hingga beberapa hari kedepan," tuturnya.

Dijelaskan bawa ketentuan sasaran penerima bantuan tersebut berdasarkan pada data di lapangan yang kemudian diverifikasi oleh personil Bhabinkamtibmas dengan cara menggunakan aplikasi digital yakni aplikasi BTPKLWN PUSKEU PRESISI.

Baca Juga: Tim Psikolog Polda Jateng dan Mabes Polri Periksa Kejiwaan Kanti Utami

"Jika memang mereka sudah terdeteksi pernah menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, maka akan ditolak sendiri oleh sistem itu," imbuhnya.

Menurutnya , ada dua cara penyaluran BTPKLWN yakni dengan cara online dan offline.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X