Tak Kantongi Izin, Tower Telekomunikasi di Losari Brebes Disegel

- Kamis, 24 Maret 2022 | 11:07 WIB
SEGEL TOWER : Sejumlah petugas tengah menyegel tower telekomunikasi di Desa Pangabean, Kecamatan Losari, Brebes, yang tidak mengantongi izin. (Bayu Setiawan )
SEGEL TOWER : Sejumlah petugas tengah menyegel tower telekomunikasi di Desa Pangabean, Kecamatan Losari, Brebes, yang tidak mengantongi izin. (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, mengambil tindakan tegas dengan menyegel sebuah tower telekomunikasi di Desa Pangabean, Kecamatan Losari, Brebes, lantaran tidak mengantongi izin.

Selain tidak mengantongi izin, pendirian tower milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia juga telah menyalahi zona bebas tower yang telah ditetapkan Pemkab Brebes.

Proses penyegelan dilakukan Satpol PP Brebes bersama Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Dinkominfotik) Brebes, yang disaksikan pemerintah desa setempat.

Baca Juga: Tim Psikolog Polda Jateng dan Mabes Polri Periksa Kejiwaan Kanti Utami

Yakni, dengan memasang spanduk bertuliskan Menutup menara telekomunikasi Profesional Telekomunikasi Indonesia yang berlokasi di di Desa Pangabean, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Kepala Satpol PP Brebes, Supriyadi menjelaskan, sebelum dilakukan penyegelan, pihaknya sudah mengecek lokasi. Hasilnya, menara itu diketahui pendiriannya berada di zona bebas tower.

Dengan demikian, tidak mendapatkan rekomendasi teknis dari Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Dinkominfotik) Brebes. Pendirian tower ini juga mendapat protes warga sekitar.

Baca Juga: Resmikan Pasar Telaga Ranjeng, Paramitha Puji Potensi Wisata Pandansari

Atas dasar itu, pihaknya kemudian melayangkan surat teguruan atas pelanggaran yang ditemukan kepada pihak perusahaan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, surat tersebut tidak mendapat respon.

"Kami melakukan penyegelan tower ini karena memang tidak memiliki izin, sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2014 dan Perda Nomor 1 Tahun 2015."

"Sebelumnya, kami juga telah melakukan teguran, tapi tidak direspon," tandasnya, Kamis (24/3/2022).

Kasi Penegak Perda Satpol PP Brebes, Prasida Kurniawan menambahkan, pelanggaran zona pendirian bebas tower itu terungkap berawal dari adanya protes warga sekitar.

Baca Juga: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Ibu Aniaya Tiga Anak di Brebes

Mereka mengadu ke Kantor Satpol PP Brebes. Setelah aduan itu ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Dinkominfitik Kabupaten Brebes, diketahui instansi yang berwenang itu tidak mengeluarkan rekomendasi atas permohonan pendirian tower tersebut, karena melanggar zona bebas tower.

"Atas persoalan ini, kami melakukan langkah dengan memberitahu pihak pemilik tower. Tapi, hingga satu bulan lebih surat teguran kami tidak mendapat respon," terangnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

6 Pelaku Pemerkosaan ABG di Brebes Diringkus

Rabu, 18 Januari 2023 | 17:51 WIB

460 Anak di Brebes Positif TBC

Rabu, 11 Januari 2023 | 23:16 WIB

Komisi IV DPRD Sidak Bangunan Sekolah Rusak

Rabu, 21 Desember 2022 | 16:40 WIB

Lord Rangga, 'Sang Pemimpin Dunia III' Tutup Usia

Jumat, 9 Desember 2022 | 03:04 WIB
X