Korban Bencana Dermasuci Nunggu Kepastian, Baru 4 Rumah Dibangun

- Kamis, 10 Maret 2022 | 20:00 WIB
 (Dwi Putra GD )
(Dwi Putra GD )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Korban bencana tanah bergerak di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal yang mengungsi di sejumlah tempat, masih menunggu kepastian.

Sudah hampir sebulan mereka belum mendapatkan informasi kapan bisa menempati rumah relokasi. Mereka mengaku jenuh tinggal di tempat pengungsian.

“Kami sangat jenuh tinggal di tempat pengungsian. Kami berharap ada kepastian agar bisa menata hidup kedepan,” kata salah satu pengungsi, H Nurokhim warga RT 1 RW 2 Desa Dermasuci saat ditemui di tempat pengungsian SDN Dermasuci 1, Kamis (10/3/2022).

Baca Juga: Ajaib! Vaksin di Gerai Mobile Satlantas Dapat Minyak Goreng Gratis

Rumah Nurokhim rusak parah akibat pergerakan tanah pada 15 Februari 2022. Tembok rumahnya retak-retak dan tanahnya mengangah.

Hal itu yang membuatnya harus mengungsi. Terlebih saat ini, hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di wilayah tersebut.

“Kalau siang, para pengungsi aktivitas biasa di sawah dan ada yang pulang ke rumah. Kalau malam hari mereka tidur di tenda-tenda pengungsian. Apalagi saat hujan turun, warga berbondong-bondong mengungsi,” terangnya.

Tidak pastinya bantuan pembangunan rumah relokasi dibenarkan Kepala Desa Dermasuci, Mulyanto. Ia menjelaskan, dari 80 rumah yang rencana direlokasi, baru empat rumah yang dibangun.

Baca Juga: Identitas Mayat di Sungai Sigeleng Diketahui, Korban Warga Kelurahan Brebes

Empat rumah itu bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tegal sebanyak 2 rumah, dan sisanya bantuan dari tokoh masyarakat Kabupaten Tegal.

“Bantuan dari Pemkab Tegal, Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat belum ada kejelasan,” ujarnya.

Menurut dia, bantuan yang saat ini dibutukan berupa anggaran untuk pembangunan rumah relokasi. Hal itu dikarenakan bantuan materail untuk perbaikan rumah, dinilai akan sia-sia.

Pasalnya, rumah yang sebelumnya mendapatkan bantuan material, kini rusak kembali akibat tanah bergerak.

Baca Juga: Siap-siap! Bakal Ada Latihan Pertempuran Kota di Tegal

“Harusnya direlokasi semua yang rumahnya rusak, karena bencana ini terjadi tiap lima tahun. Jumlah yang harus direlokasi sebanyak 264 rumah,” terangnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Layanan Pembuatan Kartu AK 1 Semakin Mudah dan Cepat

Sabtu, 28 Januari 2023 | 19:58 WIB

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X