Polres Pekalongan Tangkap Dua Pengedar Uang Palsu

- Kamis, 3 Maret 2022 | 11:43 WIB
 (M Achid Nugroho)
(M Achid Nugroho)

KAJEN, suaramerdeka-pantura.com - Jajaran Reskrim Polres Pekalongan menangkap dua pengedar uang rupiah palsu (Upal) dengan total nominal Rp 80,755 juta.

Keduanya adalah Muhammad Abdul Ghofur (23), warga Demak dan Ana Jarisman (33), penghuni kos di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Dalam perkara ini, Abdul Ghofur terbukti mengedarkan uang palsu dengan nominal Rp 78,250 juta dan tersangka perempuan mengedarkan uang palsu dengan nominal Rp 2,5 juta.

Kapolres Pekalongan, AKBP Dr Arief Fajar Satria saat press rilis di ruang depan mapolres setempat menjelaskan, untuk perkara tersangka Abdul Ghofur terjadi pada hari Minggu tanggal 27 Februari 2022, sekitar pukul 22.30 di Halaman Masjid Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Pekajangan, jalan raya Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Awalnya sekitar pukul 10.00, tim Resmob Polres Pekalongan mendapat informasi dari masyarakat bahwa banyak beredar uang palsu di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga: Pemekaran Kabupaten Brebes Jadi Topik Bahasan Reses Haris Turino di Bumiayu

Kemudian mendapat informasi adanya transaksi penjualan uang palsu di tempat tersebut.

Polisi lalu melakukan observasi dan mendapati tersangka seperti sedang menunggu seseorang dan gelagatnya mencurigakan.

Tim Resmob pun mendatanginya lalu memperkenalkan diri serta identitasnya kepada tersangka. Kemudian yang bersangkutan ditanya mengenai keperluan di halaman Masjid RSI Pekajangan dan dijawab sedang menunggu seseorang.

Setelah terjadi tanya jawab, tersangka mengatakan tiba di tempat itu berkendara sepeda motor Scoopy warna merah bernomor polisi H - 2275 - OP.

Baca Juga: Adukan Nasib Ke Jokowi, Purnakarya PTPN IX Lakukan Aksi Jalan Kaki dari Tegal ke Istana Negara

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Ibarat Emas Hitam, Sampah Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Minggu, 13 November 2022 | 11:35 WIB
X