Bupati Akan Sekolahkan Dokter Umum Menjadi Spesialis

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:40 WIB
FOTO BERSAMA : Bupati Batang Wihaji foto bersama Pengurus IDI Kabupaten Batang Periode 2021-2024 yang diketuai dokter Muryanto SPb MSi seusai pelantikan di pendapa Kabupaten Batang (Arif Suryoto )
FOTO BERSAMA : Bupati Batang Wihaji foto bersama Pengurus IDI Kabupaten Batang Periode 2021-2024 yang diketuai dokter Muryanto SPb MSi seusai pelantikan di pendapa Kabupaten Batang (Arif Suryoto )

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Bupati Batang Wihaji akan menyekolahkan dokter umum menjadi spesialis, dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan.

Saat ini, Pemkab Batang sedang menyekolahkan dokter umum mengambil spesialis bedah saraf.

Selain itu dalam rangka peningkatan pelayanan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang juga akan kedatangan dokter kulit. Selain itu dokter spesialis jantung, rehablitsi medik, dan anak.

Baca Juga: Soal Pengeras Suara Masjid dan Mushala, Menko PMK : “Boleh Pakai Toa, Asal Proposional”

"Kedatangan dokter speislias itu semangat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, warga Batang tidak perlu keluar daerah saat mencari dokter spesialis," ujar Wihaji usai menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia(IDI) Kabupaten Batang periode 2021-2024 di pendapa Kabupaten Batang.

Wihaji mengapresiasi para dokter yang berjibaku selama dua tahun ini dalam menangani Pandemi Covid-19. Dia berharap IDI Batang terus bersinergis dengan Pemkab Batang.

"Terimkasih kepada IDI Batang selalu bersinergis dalam berbagai program mulai dari dokter turun ke lapangan dalam penaganan Pandemi Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Muhadjir: “Distribusi Bansos Agar Dipercepat, Awal Maret Sudah Diterima KPM”

Selain itu juga beberapa program lainnya seperti penanganan stunting Semoga kepengurusan IDI 2021-2024 semakin banyak berkontribusi untuk kemaslahatan Kabupaten Batang,'' tuturnya.

Ketua IDI Kabupaten Batang dokter Muryanto Sp B MSi menuturkan,
jumlah dokter umum di Kabupaten Batang saat ini ada 206, sedangkan dokter spesilias 35 orang.

Jika perhitungannya, satu dokter itu melayani 30 ribu orang dengan jumlah penduduk sekitar 800 ribu, maka masih kekurangan sekitar 70 dokter umum.

"Di Batang, jumlah penduduknya sekitar 800 ribuan jiwa, kalau dibagi 200, maka satu dokter di batang melayani 40 ribu orang. Jadi ya masih kurang sekitar 70 an dokter umum,” katanya.

Kabupaten Batang juga membutuhkan tambahan rumah sakit, dan dokter spesialis.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

PMI dan PGRI Lakukan Bedah RTLH

Selasa, 29 November 2022 | 17:01 WIB

Alot, Pembahasan UMK Batang Belum Ada Kesepakatan

Rabu, 23 November 2022 | 18:00 WIB

Vaksin Booster Diburu Pekerja Luar Daerah

Selasa, 22 November 2022 | 17:19 WIB

Ada Kawasan Industri, Sampah Harus Terkelola

Selasa, 22 November 2022 | 17:17 WIB

Tenaga Non ASN Tuntut Masuk PPPK

Selasa, 22 November 2022 | 17:13 WIB

14 Laptop SMPN 1 Warungasem Batang Dicuri Maling

Rabu, 16 November 2022 | 17:21 WIB

SMPN 3 Batang Tolak Tiga Dosa Besar Pendidikan

Rabu, 16 November 2022 | 17:02 WIB

Harga Kedelai Meroket, Produsen Tempe Mengeluh

Selasa, 15 November 2022 | 16:58 WIB

Kacang Tanah Menjangan Dilirik Eksportir

Minggu, 13 November 2022 | 11:41 WIB

Pabrik KITB Butuh 15.000 Karyawan Lulusan SMK

Rabu, 9 November 2022 | 17:48 WIB

164 Karateka Ikuti Gashuku dan Ujian Dan Nasional

Senin, 7 November 2022 | 16:57 WIB

15 Kelompok Teater Ikuti Festival Drama Pelajar

Minggu, 6 November 2022 | 17:28 WIB

Hujan Lebat, Pohon Tumbang di Enam Lokasi

Minggu, 6 November 2022 | 17:25 WIB

Mudahkan Pengawasan Petugas Lapas dengan E-Trolling

Selasa, 1 November 2022 | 17:52 WIB
X