Sebanyak 17 Desa di Pemalang Kesulitan Akses Internet

- Rabu, 23 Februari 2022 | 19:26 WIB
SERAHKAN CENERAMATA : Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo menyerahkan cenderamata kepada tim dari Kemenpolhukam yang melakukan survei desa blank spot di Pemalang. (Ali Basarah )
SERAHKAN CENERAMATA : Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo menyerahkan cenderamata kepada tim dari Kemenpolhukam yang melakukan survei desa blank spot di Pemalang. (Ali Basarah )

PEMALANG, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 17 desa di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah masih mengalami kendala susah sinyal internet (blank spot). Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Pemalang berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar terbebas dari wilayah blankspot tersebut.

Tim dari Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) berkunjung ke Pemalang untuk melakukan survei wilayah yang blank spot tersebut.

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo menyambut baik kunjungan tim tersebut lantaran untuk mendapatkan solusi dalam mengatasi blank spot.

"Blank spot di Pemalang ini terjadi lantaran kondisi geografis di mana terdapat lembah dan bukit sehingga masyarakat susah untuk mendapatkan jaringan di sana," kata Agung.

Baca Juga: 1.178 Knalpot Brong Hasil Razia Dimusnahkan

Dia menambahkan, survei lapangan yang dilakukan tim Kemenkopolhukam akan menentukan solusi yang tepat.

Menurut Agung, di Pemalang, mayoritas desa blank spot di wilayah selatan Pemalang. Sedangkan untuk di Pantura ada beberapa di desa yang masuk blankspot yaitu di wilayah dekat hutan.

Dia menargetkan tahun ini masalah blankspot ini bisa selesai. Adapun teknisnya menunggu hasil survei lapangan apakah diperlukan repeater atau teknis yang lain, sebab medan di daerah blankspot cukup berat untuk dijangkau.

Masalah blank spot ini akan membutuhkan investasi yang besar antara lain butuh pembangunan menara dan energi listrik serta keamanan.

Baca Juga: Masuk Level 4, Kota Tegal Berlakukan PJJ untuk Semua Sekolah

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kereta Kencana Kyai Seto Mraman Dijamas

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:45 WIB

Padi IP 400 mulai Panen

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:01 WIB

Meriah, Festival Bakar Bandeng di Pemalang

Minggu, 7 Agustus 2022 | 15:23 WIB

Wayang Kulit Lakon Wahyu Katentreman Dipentaskan

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:07 WIB

Tuk Jambe Dimanfaatkan Warga Dua Kabupaten

Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Pemalang Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Selasa, 2 Agustus 2022 | 06:52 WIB

Ambeng Kepala Kerbau Dilarung ke Laut Jawa

Sabtu, 30 Juli 2022 | 17:52 WIB

Lahan Tebu Diperluas Demi Swasembada Gula

Jumat, 29 Juli 2022 | 07:08 WIB

Penguras ATM Ditangkap Polisi

Kamis, 28 Juli 2022 | 07:34 WIB

Anak Putus Sekolah Belajar di PKBM

Rabu, 27 Juli 2022 | 07:58 WIB

Pemalang Raih Anugerah Komisi Perlindungan Anak

Selasa, 26 Juli 2022 | 16:18 WIB

Mesin Pengolah Sampah Jadi Inovasi Andalan

Senin, 25 Juli 2022 | 10:28 WIB

Belasan PSK Dihukum Percobaan

Jumat, 22 Juli 2022 | 16:22 WIB

1.134 TPK Mendampingi Keluarga Berisiko Stunting

Kamis, 21 Juli 2022 | 20:05 WIB

Jaran Ebeg dari Seni Menuju Peningkatan Ekonomi

Rabu, 20 Juli 2022 | 19:28 WIB

Petani Bumirejo Dibantu Mesin Panen

Selasa, 19 Juli 2022 | 16:37 WIB

Redistribusi Tanah eks HGU Segera Rampung

Senin, 18 Juli 2022 | 16:29 WIB

Warga Diimbau Olahraga Bersama

Sabtu, 16 Juli 2022 | 06:26 WIB

Rob masih Genangi Enam Desa

Rabu, 13 Juli 2022 | 15:46 WIB
X