Surakan, Tradisi Nelayan Kala Kapal Baru Hendak Dioperasikan

- Senin, 21 Februari 2022 | 16:00 WIB
Doa bersama dipanjatkan dalam tradisi Surakan, oleh nelayan di Kota Tegal. Surakan merupakan tradisi yang dilaksanakan pada kapal baru yang akan mulai dioperasikan. (Siwi Nurbiajanti )
Doa bersama dipanjatkan dalam tradisi Surakan, oleh nelayan di Kota Tegal. Surakan merupakan tradisi yang dilaksanakan pada kapal baru yang akan mulai dioperasikan. (Siwi Nurbiajanti )

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Laut dan kehidupan sebagai nelayan, sudah menjadi nafas hidup bagi masyarakat di pesisir Pantai Utara Tegal, Jawa Tengah. Berpuluh-puluh tahun, mereka menjadikan laut sebagai sumber mata pencaharian utama.

Mereka pun memiliki cara dan tradisi sendiri, untuk menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan, atas limpahan hasil alam yang diperoleh.

Salah satunya adalah tradisi Surakan. Tradisi Surakan merupakan tradisi yang diselenggrakan oleh pemilik dan kru kapal, saat pertama kali kapal diturunkan ke dermaga.

Kapal tersebut merupakan kapal baru, yang akan dioperasikan ke laut. Selain wujud syukur kepada Tuhan atas hadirnya kapal baru, tradisi Surakan juga sebagai bentuk doa, agar dalam operasional ke depannya, kapal tersebut bisa selamat dan terus menghasilkan ikan yang melimpah.

Baca Juga: Bejat, Seorang Oknum KAdES Lakukan Tindak Asusila Terhadap Stafnya di Lakukan di Kantor dan Mobil Ambulan

Tradisi Surakan, seperti digelar di KM Sumber Makmur, Sabtu (19/2/2022) sore. Tradisi Surakan di kapal milik Atun, warga Desa Wangadawa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal itu digelar di kawasan Pelabuhan Kota Tegal.

Kapal dinahkodai oleh Warjoyo. Kapal itu merupakan kapal jaring kanton, dengan bobot 104 GT. Kapal berisi 25 anak buah kapal (ABK), dan biasanya melaut selama 2 bulan.

Semua kegiatan dalam tradisi Surakan dilakukan di atas kapal. Acara dimulai doa, yang dipimpin oleh tokoh agama dan dihadiri masyarakat sekitar.

Baca Juga: Ramalan Weton Senin Pahing Mulai Dinilai Milik Karakter Penyendiri dan Tertutup Menurut Kitab Primbon Jawa

Selain doa, dalam acara tersebut disediakan tumpeng dan aneka buah. Juga bingkisan yang dibawakan kepada tamu saat hendak pulang.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Layanan Pembuatan Kartu AK 1 Semakin Mudah dan Cepat

Sabtu, 28 Januari 2023 | 19:58 WIB

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X