Paguyuban Srikandi, Bangkitkan Para Korban KDRT

- Rabu, 9 Februari 2022 | 20:27 WIB
Ita Lestari, Ketua Paguyuban Srikandi menunjukkan beberapa makanan hasil produk paguyuban. foto/Trias Purwadi
Ita Lestari, Ketua Paguyuban Srikandi menunjukkan beberapa makanan hasil produk paguyuban. foto/Trias Purwadi

 

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak dan Remaja (LP-PAR) Kota Pekalongan berupaya untuk memberi motivasi dan membangkitkan semangat para wanita korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan membentuk Paguyuban Srikandi.

Ketua Paguyuban Srikandi, Ita Lestari menyampaikan paguyuban tersebut merupakan binaan LP-PAR Kota Pekalongan sebagai wadah kaum wanita yang pernah mengalami KDRT baik verbal maupun non verbal, yang bertujuan untuk memotivasi dan membangkitkan anggotanya agar menjadi wanita yang lebih berkualitas.

“Semua anggota paguyuban ini merupakan binaan dari LP-PAR jadi anggota kita pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga, baik itu verbal dan non verbal jadi srikandi itu menjadi wadah untuk kita berkarya menjadi wanita yang lebih berkualitas lagi,” tutur Ita.

Ita menyebut, Paguyuban Srikandi dibentuk pada bulan Desember 2020 dan hingga saat ini memiliki 18 anggota yang aktif.

Baca Juga: RSU Ashari Pemalang Siap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

Dalam kelompok tersebut, setiap anggota diberikan bimbingan dan diajak untuk tetap produktif menghasilkan karya atau produk yang memiliki nilai jual seperti membuat makanan ringan dan membuka jasa jahit kemudian dipasarkan via online atau dari mulut ke mulut sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain pelatihan, tiap satu bulan sekali diadakan pertemuan rutin untuk saling sharing dan belajar bersama sehingga masing-masing anggota tidak merasa sendiri dalam menghadapi permasalahan yang dialami.

Lebih lanjut, Ita menyatakan paguyuban srikandi bersedia menjadi perantara bagi wanita yang mengalami hal serupa namun enggan melaporkan kasus yang dialami.

“Kami bersedia menampung cerita dan konsultasi kaum wanita yang mungkin mengalami hal serupa namun malu, enggan atau takut jadi kita bersedia menjadi perantara untuk menyampaikan ke LP-PAR,” katanya.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perbaikan Jalan WR Supratman Mulai Dikerjakan

Senin, 27 Juni 2022 | 13:53 WIB

Ratusan Napi Lapas Pekalongan Jalani Vaksinasi

Rabu, 15 Juni 2022 | 17:28 WIB

Pemkot Pekalongan Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:01 WIB
X