Pemdes Desa Kapundutan Resmikan Wisata Curug Kahyangan

- Senin, 24 Januari 2022 | 10:02 WIB
Foto : Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan Muslih Khudori bersama Pengurus Lesbumi dan Boska berfoto bersama di Wisata Curug Kahyangan Desa Kapundutan Kecamatan Lebakbarang, Minggu (23/1/2022).
Foto : Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan Muslih Khudori bersama Pengurus Lesbumi dan Boska berfoto bersama di Wisata Curug Kahyangan Desa Kapundutan Kecamatan Lebakbarang, Minggu (23/1/2022).

KAJEN- suaramerdeka-pantura.com- Pemerintah Desa Kapundutan Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan bersama Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan dan Bonsai Pekalongan atau Boska menggelar acara ruwatan alam, bumi dan air yang diselenggarakan di Desa Kapundutan, Minggu (23/1/2022).

Dalam kegiatan tersebut juga diresmikan Wisata Curug Kahyangan yang berada di jalur menuju Desa Kapundutan. Selain meresmikan wisata, acara juga diramaikan dengan penyajian olahan makanan khas desa, penebaran bibit ikan di aliran curug, penanaman pohon di sekitar lokasi wisata serta dialog dengan masyarakat utamanya terkait pengembangan desa wisata.

Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan Muslih Khudlori yang hadir pada kesempatan tersebut menuturkan, bahwa kegiatan semacam ini merupakan kegiatan positif utamanya dalam pemberdayaan masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. kedepan kegiatan seperti ini untuk ditingkatkan kembali dan lebih spesifik lagi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan bisa memberi solusi atas problematika masyarakat terutama masalah seni budaya dan lingkungan,” pintanya.

Wakil Ketua Lesbumi PCNU Kabupaten Pekalongan Faruk Eko Warto mengatakan, sebagai salah satu Lembaga dibawah PCNU, Lesbumi memiliki tugas melakukan pendampingan terhadap pendampingan pengembangan desa wisata dan budayanya.

“Dan kebetulan Desa Kapundutan ini memiliki sumberdaya alam yang bagus, ada curug serta hasil alam yang banyak untuk itu kami menggandeng beberapa pihak untuk mencoba melakukan perintisan desa wisata di sini. Semoga dengan adanya desa wisata ini dapat meningkatkan perekonomian desa,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Lebakbarang, Syaiful Bahri menjelaskan, wisata ini sudah lama dibangun, terbukti Pemdes sudah membangun beberapa fasilitas, namun terhenti karena adanya pandemi. Beberapa teman di Lesbumi mengajak pihak kecamatan untuk mendorong kembali wisata ini dan kemudian ditindaklanjuti masyarakat setempat.

“Semoga masyarakat menyadari bahwa anugerah alam yang subur dan indah didesa ini bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya pemuda. Mereka yang merantau bisa kembali dan membangun desanya. Karena selain wisata, desa ini juga dianugerahi hasil alam yang melimpah seperti kopi, durian, kolang-kaling, gula aren, pucang dan lainnya,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris Desa Kapundutan, Yanto Supriyono. Menurutnya dengan datangnya Lesbumi dan komunitas Bonsai dapat memberikan semangat utamanya kepada masyarakat untuk membangun wisata serta membudidayakan tanaman khususnya tanaman lokal.

“Kami selaku pemerintah desa selalu menyupport untuk peningkatan sumberdaya alam agar bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya melalui APBDes. Semoga dengan kegiatan ini masyarakat mulai tergerak untuk bangkit dan dan membangun desanya,” harapnya. (H79)

Halaman:

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

29 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Seni Tari

Senin, 10 Januari 2022 | 10:05 WIB

Fadia : Gunakan Dana Sesuai Prioritas

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:04 WIB
X