Dump Truck Pengangkut Pasir Hanyut di Sungai Gung, Supir dan Kernet Meninggal

- Selasa, 11 Januari 2022 | 17:40 WIB
Puluhan warga berusaha mengevakuasi dump truck milik Abdul Aziz, Selasa (11/1). Dump truck tersebut pada Senin (10/1)  hanyut terbawa arus deras saat menyeberang Sungai Gung di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang./foto/Cessnasari
Puluhan warga berusaha mengevakuasi dump truck milik Abdul Aziz, Selasa (11/1). Dump truck tersebut pada Senin (10/1) hanyut terbawa arus deras saat menyeberang Sungai Gung di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang./foto/Cessnasari

 

SLAWI, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Sebuah Dump Truck yang tengah menyeberang di bantaran Sungai Gung di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal mengalami naas, Senin (10/1/2021) lalu.

Truk pengangkut pasir yang membawa lima penumpang ini terseret arus sungai yang deras sekitar pukul 17.00.

Akibat kejadian tersebut, dua orang meninggal dunia karena ikut hanyut dalam kejadian naas itu.

Keduanya adalah Abdul Aziz (39)dan Abdul Tolib (30) warga Desa Danawarih RT 2 RW 8, yang merupakan supir dan kernet dump truck.

Sementara tiga orang tenaga bongkar muat berhasil menyelamatkan diri. Upaya penyelamatan dan pencarian telah dilakukan warga setempat.

Baca Juga: Biaya Umrah di Tahun 2022 Naik Drastis Per Jamaah Bisa Capai Rp 40 Juta, Tahun Ini Mulai Dibuka

Setelah melakukan pencarian hampir 1 jam, pada pukul 18.00 kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahya ditemukan di Lebaksiu sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Abdul Aziz dikenal sebagai Ketua Paguyuban Kaligung Berkah.

Dia dan Abdul Tolib masih merupakan kerabat.
Salah seorang saksi mata, Sobri mengatakan, sebelum kejadian, dia sempat mengingatkan Abdul Aziz yang sedang menambang pasir di daerah tersebut untuk segera pulang karena arus sungai mulai deras akibat hujan di wilayah Selatan.

“Saat itu sudah saya ingatkan. Dia masuk ke areal sekitar pukul 15.45, sudah rit terakhir dan kondisi hujan di wilayah Selatan. Saat dia sudah sampai lokasi pukul 16.00-an, ternyata arus sungai mulai deras. Saya minta dia meninggalkan lokasi,”tutur Sobri yang merupakan penjaga portal di daerah tersebut.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X