Capaian Vaksinasi Lansia Kurang dari 40 Persen, Dinas Dikbud Tunda PTM 100 Persen

- Senin, 10 Januari 2022 | 16:58 WIB
Capaian Vaksinasi Lansia Kurang dari 40 Persen, Dinas Dikbud Tunda PTM 100 Persen. Winarto/foto/Cessnasari
Capaian Vaksinasi Lansia Kurang dari 40 Persen, Dinas Dikbud Tunda PTM 100 Persen. Winarto/foto/Cessnasari

SLAWI, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Meski Kabupaten Tegal telah ditetapkan masuk kriteria level 2 PPKM dengan capaian vaksinasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sudah diatas 80 persen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal belum dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka PTM 100 persen di daerahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Akhmad Was’ari melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Winarto menyampaikan, PTM 100 persen belum dapat dilaksanakan atau tertunda karena capaian vaksinasi dosis 2 pada warga masyarakat lanjut usia (lansia) di bawah 40 persen.

Winarto menyebutkan, pelaksanaan PTM terbatas mendasari Keputusan Bersama Menteri Pendidikan , Kebudayaan , Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Berdasarkan SKB empat menteri tersebut, maka pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tegal dilaksanakan setiap hari secara bergantian dengan jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas. Adapun lama belajar paling banyak empat jam pelajaran per hari,”terang Winarto, Rabu (5/1/2022).

Baca Juga: Kode Redeem FF Free Fire 10 Januari 2022, cepat klaim ke situs resmi Garena Server Singapura

Masih dalam pandemi Covid-19, PTM terbatas dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, diantaranya menggunakan masker yang menutup hidung, mulut dan dagu, menerapkan jaga jarak antar orang dan/atau antar kursi/meja paling sedikit satu meter.

Selain itu, menghindari kontak fisik, tidak saling meminjam peralatan dan perlengkapan belajar,tidak berbagi makanan dan minuman, serta tidak makan dan minum bersama secara berhadapan/berdekatan. Menerapkan etika batuk dan bersin serta rutin membersihkan tangan.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal tanggal 5 Januari 2022 Nomor: 443/04/05071 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Kode Redeem FF Free Fire 10 Januari 2022, Cepat klaim ke situs resmi Garena server Indonesia.

Surat edaran tersebut juga menyebutkan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang melaksanakan tugas pembelajaran/bimbingan pada pembelajaran tatap muka terbatas wajib telah menerima vaksin Covid-19.

Pendidik yang tidak dipebolehkan atau ditunda menerima vaksin Covid-19 karena memiliki komorbid tidak terkontrol atau kondisi medis tertentu berdasarkan keterangan dokter, pelaksanaan tugas pembelajaran /bimbingan pendidik dilakukan melalui pembejaran jarak jauh sesuai dengan jadwal jam mengajar.

“Surat edaran ini berlaku mulai 6 Januari 2022, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,”terang Winarto.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X