Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Gunungbatu Putus

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 06:50 WIB
MENINJAU JEMBATAN PUTUS : Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo meninjau jembatan Gunungbatu, Kecamatan Bodeh yang putus diterjang banjir bandang.
MENINJAU JEMBATAN PUTUS : Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo meninjau jembatan Gunungbatu, Kecamatan Bodeh yang putus diterjang banjir bandang.

PEMALANG - suaramerdeka-pantura.com- Sebuah jembatan yang melintang di atas Kali Polaga di Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang putus akibat diterjang banjir bandang. Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo meninjau jembatan yang dibangun oleh Pemerintah Desa Gunungbatu di tahun 2017 tersebut sembari menyapa warga di sana.

"Kami menghimbau agar warga tetap waspada karena memang daerah ini rawan bencana,"kata Bupati.

Saat menyapa warga Gunungbatu Bupati Pemalang mendengar aspirasi dari mereka yang menginginkan agar jembatan tersebut segera diperbaiki. Warga mengaku takut menyeberangi sungai apabila tidak melalui jembatan lantaran arus sungainya deras.

Terhadap aspirasi tersebut Bupati memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (DPUTR) Mohamad Sholeh. Namun jawaban dari Kepala DPUTR belum sesuai harapan warga sebab DPUTR sesuai tugas pokok dan fungsinya adalah membangun infrastruktur berdasarkan perencanaan sehingga membutuhkan waktu lama apabila harus memperbaiki jembatan Gunungbatu.

Karena itu Bupati memanggil Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sugiyanto untuk bisa menjawab aspirasi warga. Oleh Kepala BPBD dijawab bahwa kerusakan jembatan Gunungbatu diakibatkan oleh bencana alam karena itu sudah menjadi tanggungjawabnya.

Sugiyanto menyatakan siap untuk mengupayakan perbaikan jembatan melalui kegiatan penanggulngan bencana alam. Adapun waktu yang dibutuhkan menurut Sugiyanto akan dilakukan secepatnya.

Terpisah Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Suhirman menjelaskan jembatan Gunungbatu menghubungkan warga di Dukuh 1 dan 2 ke jalur utama desa. Jembatan kata dia dibangun pemerintah desa melalui dana desa (DD).

"Jembatan dibangun pada tahun 2017 dengan biaya mencapai Rp 762 juta,"kata Suhirman. Jembatan memiliki ukuran panjang 48 meter dan lebar 2,8 meter. (K40)

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

Musda Digelar, Tarno Kembali Pimpin PPNI Pemalang

Minggu, 6 Maret 2022 | 15:08 WIB

Seniman Pemalang Persembahkan Festival Rendeng

Senin, 28 Februari 2022 | 12:51 WIB

Aisyiyah Gelar Pengajian Virtual

Kamis, 24 Februari 2022 | 20:32 WIB

Sebanyak 17 Desa di Pemalang Kesulitan Akses Internet

Rabu, 23 Februari 2022 | 19:26 WIB

Alumni SMA 1 Pemalang Resmikan Taman Baca Al Asma

Senin, 21 Februari 2022 | 16:12 WIB

Vaksinasi Boss Gundul Menyasar Pabrik Garmen

Minggu, 20 Februari 2022 | 14:40 WIB

Mantan Napi Teroris Diminta Jadi Agen Perubahan

Jumat, 18 Februari 2022 | 16:49 WIB

Kerja Tak Dibayar, Bekas Awak Kapal Datangi Disnaker

Kamis, 17 Februari 2022 | 20:22 WIB

Pasar Tradisional dan Toko Modern Kembali Disterilkan

Senin, 14 Februari 2022 | 15:26 WIB
X