Digitalisasi Daerah Dongkrak PAD, Diluncurkan QRIS Pajak Daerah, E-SPPT PBB, E-KIR dan E-Retribusi

- Rabu, 29 Desember 2021 | 23:28 WIB
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin memencet tombol saat Launching Digitalisasi Pembayaran bersama Kepala KPw) BI Tegal M. Taufik Amrozi, Ketua Pelaksana Harian TP2DD Kota Pekalongan Sri Ruminingsih dan Pimpinan Bank Jateng Cabang Pekalongan Indrajaya Harun Al Rasjid di Hotel Khas Pekalongan, Rabu (29/12). SM/ dok
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin memencet tombol saat Launching Digitalisasi Pembayaran bersama Kepala KPw) BI Tegal M. Taufik Amrozi, Ketua Pelaksana Harian TP2DD Kota Pekalongan Sri Ruminingsih dan Pimpinan Bank Jateng Cabang Pekalongan Indrajaya Harun Al Rasjid di Hotel Khas Pekalongan, Rabu (29/12). SM/ dok

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Pemkot Pekalongan melaunching digitalisasi pembayaran pajak daerah dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Surat pemberitahuan pajak terutang-pajak bumi dan bangunan elektronik (E-SPPT PBB), E-KIR dan pembayaran retribusi pasar secara elektronik (E-Retribusi), Rabu (29/12).

Percepatan dan perluasan digitalisasi daerah tersebut diharapkan dapat mendongkak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pekalongan.

Launching digitalisasi daerah dilakukan oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin di Hotel Khas Pekalongan.

Baca Juga: Hotel Santika Tetap Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Keduanya didampingi Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal M. Taufik Amrozi, Ketua Pelaksana Harian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Pekalongan Sri Ruminingsih dan Pimpinan Bank Jateng Cabang Pekalongan Indrajaya Harun Al Rasjid.

Sri Ruminingsih menjelaskan, pada triwulan ini, indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) Kota Pekalongan 87 persen atau kategori digital.

Sebelumnya, hanya 72 persen atau kategori maju. “Kota Pekalongan berada di peringkat ketujuh, sedangkan di wilayah Saptamitra Pantura (eks karesidenan Pekalongan) di peringkat kedua,” terangnya.

Pemkot Pekalongan akan memperluas digitalisasi daerah. Tahun ini, E-Retribusi baru diterapkan di satu pasar, yakni Pasar Podosugih.

Baca Juga: Selama 2021, Seribu Bidang Tanah Aset Pemkab Tegal Berhasil Disertifikatkan

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Pekalongan Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:01 WIB

Ratusan Paket Sembako Dibagikan kepada Pemulung di TPA

Minggu, 13 Februari 2022 | 19:35 WIB

Paguyuban Srikandi, Bangkitkan Para Korban KDRT

Rabu, 9 Februari 2022 | 20:27 WIB

Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Pekalongan Rendah

Kamis, 3 Februari 2022 | 17:07 WIB
X