Gereja Kristen Jawa Slawi Wajibatkan Jemaat dari Luar Kota Swab Antigen

- Kamis, 23 Desember 2021 | 21:57 WIB
Gereja Kristen Jawa Slawi Wajibatkan Jemaat dari Luar Kota Swab Antigen/foto/Cessnasari
Gereja Kristen Jawa Slawi Wajibatkan Jemaat dari Luar Kota Swab Antigen/foto/Cessnasari

 

SLAWI, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Menyongsong Natal , Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slawi , Kabupaten Tegal meningkatkan pengawasan bagi umat kristen yang datang dari luar kota.

Ketua Majelis Gereja Kristen Jawa Slawi Sugeng Prihadi menyampaikan, kegiatan peribadatan akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya dengan mewajibkan swab antigen bagi jemaat dari luar kota sebelum mengikuti peribadatan. Hal ini sebagai salah satu upaya melindungi jemaat dari Covid-19.

Swab antigen dilakukan di lokasi dengan bekerjasama dengan Puskesmas setempat.
“Menyongsong Natal tanggal 24 dan 25 Desember, tamu-tamu dari luar kota akan diswab antigen. Ini cara gereja untuk melindungi jemaatnya,”jelas Pendeta Sugeng, Kamis (23/12/2021).

Sugeng mengungkapkan, mengantisipasi penularan Covid-19, Satgas Covid-19 GKJ Slawi menyediakan tempat cuci tangan,hand sanitizer, alat pengukur suhu thermogun dan masker bagi jemaat.

Baca Juga: Tanggulangi Miskin Ektrem di Pemalang PLN Bantu 150 Sambungan Listrik Gratis

Tempat duduk juga telah diatur dengan memberi jarak antar jemaat, satu bangku untuk satu orang. Jumlah jemaat pun dibatasi hanya 50 orang setiap kali kegiatan.

Adapun kegiatan ibadah menyongsong Natal dilaksanakan Jumat (24/12) pukul 16.00 dan 18.00. Kemudian ibadah Natal untuk umum pada Sabtu (25/12) pukul 06.00, 08.00 dan 10.00.

Khusus ibadah pemuda pada pukul 17.00 dibatasi 25 orang.
Menurut Sugeng, sesuai dengan surat edaran Kemenag, pada Natal tahun ini, GKJ hanya menyelenggarakan kegiatan peribadatan, dan tidak menyelenggarakan perayaan Natal.
Tahun ini, tema Natal yang diusung adalah Cinta Kasih Kristus yang Menggerakan Persaudaraan.

“Dalam Pandemi Covid 19 umat diajak meneladani Kristus yang sederhana. Lahir di kandang, dan umat diajak berbagi kasih serta ikut melaksanakan hidup bertoleransi dengan sesama. Salah satu wujudnya dengan menjaga kesehatan dan prokes 5 M. Tidak menulari atau tertular,”tutur Sugeng.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Pelayat Antarkan Jenazah Agus Salim

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:25 WIB

PMI Bantu Korban Kebakaran di Tegal

Senin, 16 Mei 2022 | 19:35 WIB

11.140 Penumpang Berangkat ke Jakarta

Kamis, 12 Mei 2022 | 17:48 WIB

Kuota Haji 2022 Kabupaten Tegal 505 Jemaah

Kamis, 12 Mei 2022 | 17:23 WIB

Dewan Kebudayaan Buka Posko Musik di Jalur Pantura

Jumat, 29 April 2022 | 19:25 WIB

Ribuan THL di Pemkab Tegal Tak Terima THR

Kamis, 28 April 2022 | 15:35 WIB

Pertama Kali Kota Slawi Dilengkapi Videotron

Rabu, 27 April 2022 | 19:42 WIB

Disiapkan 49 Bus Untuk Angkutan Lebaran

Senin, 25 April 2022 | 17:34 WIB
X