Percepatan Digitalisasi Daerah, Empat Pasar Tradisional Terapkan Sistem Pembayaran Digital QRIS

- Rabu, 8 Desember 2021 | 16:35 WIB
Percepatan Digitalisasi Daerah, Empat Pasar Tradisional Terapkan Sistem Pembayaran Digital QRIS.  Bupati Tegal Umi Azizah melakukan uji coba sistem pembayaran digital QRIS di salah satu kios pedagang Pasar Lebaksiu, Rabu (8/12/2021)/foto/Cessnasari
Percepatan Digitalisasi Daerah, Empat Pasar Tradisional Terapkan Sistem Pembayaran Digital QRIS. Bupati Tegal Umi Azizah melakukan uji coba sistem pembayaran digital QRIS di salah satu kios pedagang Pasar Lebaksiu, Rabu (8/12/2021)/foto/Cessnasari

 

SLAWI, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Bank Indonesia Tegal berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tegal dan Bank BRI Cabang Slawi melaunching program Sehat Inovatif Aman Pakai atau S.I.A.P QRIS pada empat pasar tradisional di Kabupaten Tegal.

Empat pasar tersebut yakni Pasar Trayeman, Pasar Lebaksiu, Pasar Margasari dan Pasar Bumijawa. Saat ini sudah ada 814 pedagang yang telah memiliki Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS).

Pasar S.I.A.P QRIS secara resmi diluncurkan oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Pasar Lebaksiu , Rabu 8 Desember 2021.

Hadir mendampingi bupati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Indonesia Tegal M Taufik Amrozy serta didampingi oleh Kepala Cabang BRI Slawi Sunarto dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Suspriyanti.

Baca Juga: Berikut Beberapa Hal Yang Diduga Dapat Memicu Siskaee Mengidap Kelainan Seks Parafilia Eksibisionis

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal M Taufik Amrozy menyampaikan, implementasi pasar S.I.A.P QRIS merupakan upaya percepatan digitalisasi pembayaran daerah pada pusat-pusat perekonomian khususnya pasar tradisional dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi daerah dan memperkuat pedagang pasar tradisional di tengan terpaan pandemi Covid-19.

“BI terus mendukung digitalisasi di daerah agar siap menghadapi era digital, antara lain melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), termasuk salah satu program kerjanya adalah percepatan untuk akusisi QRIS di pasar tradisional maupun modern,”kata Taufik.

Dengan pembayaran digital ini, transaksi yang dilakukan masyarakat lebih memenuhi protokol kesehatan, disamping aman, cepat, nyaman dan efisien.

Dijelaskan Taufik, jumlah merchant QRIS per 26 November 2021 secara nasional mencapai 13.007.332, sudah melebihi target awal dari Bank Indonesia yaitu 12 juta merchant QRIS di tahun 2021.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X