Kurikulum Muatan Lokal Kewirausahaan Siap Dibelajarkan

- Senin, 6 Desember 2021 | 20:46 WIB
BERIKAN DONASI: Peserta FGD Kurikulum dan Bahan Ajar Muatan Lokal Kabupaten Batang memberikan donasi kepada perwakilan Save Pekalongan untuk warga terdampak banjir rob Pekalongan disaksikan Kepala Disdikbud Batang Achmad Taufiq, SP., M.Si, Sabtu (4/12).
BERIKAN DONASI: Peserta FGD Kurikulum dan Bahan Ajar Muatan Lokal Kabupaten Batang memberikan donasi kepada perwakilan Save Pekalongan untuk warga terdampak banjir rob Pekalongan disaksikan Kepala Disdikbud Batang Achmad Taufiq, SP., M.Si, Sabtu (4/12).

 

BATANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Kurikulum dan Bahan Ajar Muatan Lokal Kabupaten, Sabtu (4/12).
Kegiatan ini diikuti oleh 90 orang peserta. Terdiri dari perwakilan guru kelas IV, V, VI, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan, Pengawas Sekolah, dan Ketua-ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS).

Kegiatan FGD yang diinisiasi Kepala Bidang Pembinaan SD ini juga menghadirkan utusan dari Disperindag Koperasi dan UKM, Dinas Pangan dan Pertanian, serta Tim Ahli dari Akademisi, Dr. Iin Purnamasari, S.Pd., M.Pd.

Ketua penyelenggara, Yuliyanto, SP mengungkapkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari pengembangan kurikulum muatan lokal kabupaten.

'' Sebelumnya, kami beserta tim pengembang kurikulum melakukan kegiatan telaah kurikulum, menyusun kompetensi inti dan kompetensi dasar, silabus, dan bahan ajar,'' tambahnya.

Sementara itu Kepala Disdikbud Kabupaten Batang Achmad Taufiq, SP., M.Si mengatakan, kurikulum muatan lokal adalah kurikulum yang memuat keragaman potensi daerah berupa lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan budaya serta kebutuhan daerah untuk dikembangkan pada sekolah dasar.

'' FGD ini mendiskusikan tentang materi kurikulum hasil pengembangan dari Kurikulum Muatan Lokal Pengolahan Ubikayu. Pengembangan kurikulum ini perlu dilakukan agar materinya dapat memuat keragaman potensi daerah, berupa lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan budaya serta kebutuhan daerah,'' katanya.

Dirinya menambahkan, adapun materi kurikulum muatan lokal Daerah pada Jenjang SD, hasil pengembangan ini adalah berisi materi Budaya dan Potensi Daerah Batang, Pendidikan Budaya dan Lingkungan untuk peserta didik SD kelas I, kelas II dan Kelas III. Pendidikan Dasar Kewirausahaan untuk peserta didik SD kelas IV, kelas V dan kelas VI.

'' Harapannya materi ini sudah siap sebagai bahan ajar pada Tahun Pelajaran 2022/2023,'' tegasnya.

Perlu Disederhanakan

Halaman:

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

Jadi Magnet Investasi, BPI Raih SBA 2022

Minggu, 31 Juli 2022 | 14:59 WIB

Kasus DBD di Kabupaten Batang Meningkat

Senin, 13 Juni 2022 | 12:51 WIB

Harga Cabai Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok

Senin, 13 Juni 2022 | 12:41 WIB

Satlantas Polres Batang Optimalkan ETLE

Selasa, 1 Maret 2022 | 21:13 WIB

Bupati Akan Sekolahkan Dokter Umum Menjadi Spesialis

Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:40 WIB
X