Kasus Covid Tinggi, Kabupaten Tegal Jadi Perhatian

- Kamis, 10 Juni 2021 | 22:39 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Desaa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Kamis (10/6). Gubernur meminta petugas yang menangani Covid-19 di Kabupaten Tegal untuk bertindak tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Desaa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Kamis (10/6). Gubernur meminta petugas yang menangani Covid-19 di Kabupaten Tegal untuk bertindak tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan.

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com– Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta kepada petugas Covid-19 di Kabupaten Tegal untuk tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan (prokes). Hal itu dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Kalau tidak mau minggir (kompak), terjang saja. Saya percaya, orang Tegal kompak semua,” kata Ganjar Pranowo, saat berkunjung di Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Kamis (10/6). Dalam kesempatan itu, Gubernur disambut Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal, Kepala Kejaksaan, dan sejumlah pejabat Pemkab Tegal.

Ganjar sengaja datang ke Desa Randusari karena jumlah pasien Covid di desa tersebut sangat tinggi. Di RW 04 jumlahnya sebanyak 70 orang. Dari jumlah itu, 67 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan sisanya dirawat di rumah sakit. Pihaknya meminta kepada TNI, Polri, Pemkab Tegal dan masyarakat lainnya untuk kompak mencegah penyebaran Covid-19.

Kabupaten Tegal menjadi perhatian saya. Yang penting warga jangan panik,” pintanya.

Baca Juga: Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 Dicanangkan

Ganjar meminta agar program Jogo Tonggo dimaksimalkan kembali. Tim gabungan TNI, Polri dan Pemkab Tegal harus rutin melaksanakan operasi yustisi. Jika ada kumpulan warga, sebaiknya dibubarkan.

“Kalau mau nikahan boleh, tapi jangan ramai-ramai. Setelah ijab kobul, langsung bubar,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, jika jumlah pasien Covid-19 terus melonjak dalam 3 minggu ke depan, maka Pemkab Tegal harus menyiapkan rumah sakit rujukan atau rumah sakit darurat. Tempat tidur untuk isolasi juga harus ditambah.

Baca Juga: Zona Merah, Gubernur Pantau Vaksinasi Serentak Bagi Guru di Brebes

“Kalau tidak mampu atau kesulitan, silahkan kontak saya. Butuh apa saja, nanti kami bantu,” tegas Ganjar.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kapolda Jateng Cek Vaksinasi di Kabupaten Tegal

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:58 WIB

Akibat Bakar Sampah, Gudang Mebel Terbakar

Selasa, 8 Juni 2021 | 19:57 WIB

200 Pelaku Usaha DTW Guci Divaksin Covid-19

Kamis, 3 Juni 2021 | 15:01 WIB
X