PMI Kabupaten Pekalongan Latihan Siaga Bencana dan Panen Eco Enzyme

- Kamis, 25 November 2021 | 07:28 WIB
CEK : Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemon didampingi Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Arini Harimurti meninjau Markas PMI di Kajen Rabu (24/11).
CEK : Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemon didampingi Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Arini Harimurti meninjau Markas PMI di Kajen Rabu (24/11).

KAJEN – Suaramerdeka-Pantura.com- PMI Kabupaten Pekalongan melakukan latihan siaga bencana untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan serta panen perdana ecoenzyme di Markas PMI Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/11/2021).

Ketua PMI Kabupaten Pekalongan, Arini Harimurti mengatakan bahwa pelatihan dilaksanakan sebagai bentuk siaga bencana. Sebab Kabupaten Pekalongan merupakan daerah rawan bencana.

“Pelatihan ini diikuti oleh Perwakilan Santri Gayeng, BPBD, MDMC, KOKAM, Ubaloka, Elang Pendowo, Pemuda Pancasila, Banser, LPBINU, Tagana, PMI, Pramuka dan Satgas Peduli dihadiri oleh Pengurus PMI Jateng, Ketua PMI Kabupaten Pekalongan, Wakil Bupati Pekalongan, Ketua Santri Gayeng, Sekda dan dibuka secara langsung oleh Wagub Jateng Gus Yasin,” katanya.

Dikatakannya, pada kesempatan kali ini PMI Kabupaten Pekalongan juga melakukan panen perdana Eco Enzym. Eco Enzyme adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi sampah organik. Dari proses itu, dihasilkan kandungan disinfektan karena adanya alkohol atau senyawa kimia asam.

“Cairan ini bisa untuk merawat rumah seperti pembersih lantai, kaca, perabot plastik dan bisa digunakan untuk pupuk karena dapat menyuburkan tanah serta tanaman. Termasuk juga dapat menghilangkan hama, dan meningkatkan kualitas serta rasa buah dan sayuran yang ditanam. Cairan ini nantinya juga bisa untuk penyemprotan udara, membersihkan udara dari racun, polusi dan menghilangkan bau," katanya.

BERI SAMBUTAN : Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemon memberikan sambutan dalam acara Latihan Siaga Bencana dan Panen Perdana Ecoenzyme di Markas PMI Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/11).

Wakil Gubernur Jateng, Gus Yasin mengaku senang sekali adanya pelatihan ini. Karena dalam pelatihan berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang peduli.

“Ini ada perwakilan organisasi organisasi, bahkan tadi yang menarik ada Santri Gayeng dari Pondok Pesantren kita ajak untuk tanggap bencana. Karena Kabupaten Pekalongan ini adalah daerah dari laut sampai dengan pegunungan,” katanya.

Diakui, di pegunungan ada rawan bencana longsor di laut ada rob. Untuk itu dalam penangana ini harus adanya pelatihan sehingga mereka harus tanggap bencana.

“Saya senang, bahkan tadi sebelum pelatihan sudah muncul siaga dari relawan. Tadi saya pura-pura jatuh ternyata langsung siaga semua, artinya mereka sebenarnya sudah memiliki jiwa menolong kepada masyarakat. Untuk itu saya berharap ini pelatihan bukan hanya untuk dirinya mereka masing masing akantetapi dikonsep ditularkan kepada masyarakat yang ada di setempat, “ terang Gus Yasin yang juga Ketua Panglima Santri Gayeng Nusantara.

LIHAT DOKUMEN : Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maemon didampingi Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Arini Harimurti melihat dokumen atau foto di papan saat berkunjung di Markas PMI Kabupaten Pekalongan Rabu (25/11).

Sedangkan saat disinggung Sarana Prasarana, Gus Yasin mengaku sudah bagus semua. Ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kabupaten Pekalongan yang telah menghibahkan kantornya sehingga PMI lebih bisa serius lagi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

Prospektif, Pemkab Dorong Petani Kembangkan Vaname

Jumat, 12 November 2021 | 05:18 WIB

Dorong Sektor Pertanian, Pemkab Beri Bantuan Nelayan

Kamis, 4 November 2021 | 14:09 WIB

Dulongmas Archery, Kabupaten Pekalongan Targetkan Emas

Selasa, 2 November 2021 | 17:59 WIB

PMI Kabupaten Pekalongan Gelar Muskab

Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:23 WIB
X