Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan Resmi Dilantik

- Kamis, 25 November 2021 | 05:19 WIB
LANTIK :  Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan masa bhakti 2021-2026 resmi dilantik di Pendapa Kajen.
LANTIK : Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan masa bhakti 2021-2026 resmi dilantik di Pendapa Kajen.

KAJEN- Suaramerdeka-Pantura.com- Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan masa bhakti 2021-2026 resmi dilantik oleh PMI Propinsi Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut sendiri disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Provinsi Jawa Tengah dan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Pendapa Bupati Pekalongan.

Selain itu tampak hadir pula Ketua PMI provinsi Jateng Sarwa Pramana, anggota dewan kehormatan PMI/ Ketua Baznas dan MUI Jawa Tengah Ahmad Daroji, Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Arini Harimurti, Mantan Bupati Pekalongan Amat Antono, Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi, Ketua DPRD beserta unsur forkopimda, Pj Sekda, Ketua Dekranasda/Bapera Ashraff, segenap pengurus PMI kabupaten Pekalongan periode 2021-2026, Kepala Kemenag serta Ketua Santri Gayeng Kabupaten Pekalongan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, pada kesempatan ini dirinya juga melaunching alat donor darah aferesis Unit Donor Darah PMI Kabupaten Pekalongan. Alat aferesis ini memiliki fungsi memisahkan sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma konvalesen.

HADIR : Sejumlah tamu undangan menghadiri acara Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan masa bhakti 2021-2026.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PMI yang selama ini telah sevisi dan misi dengan kepala daerah. Semoga PMI Kabupaten Pekalongan terus terdepan dalam mengemban misi kemanusiaan,” ucap Bupati Fadia mengawali sambutannya.

Disampaikan Bupati, menghadapi musim penghujan, pemerintah daerah memiliki banyak PR. Diantaranya persoalan banjir, rob atau tanah longsor. Dan ia meyakini PMI selalu terdepan membantu pemerintah daerah mengatasi hal itu. Selain itu dari pihak pemerintah provinsi diharapkan juga membantu dan memperhatikan kondisi kabupaten Pekalongan yang secara grografis rawan terjadi bencana alam.


Dalam kesempatan itu Bupati juga melaporkan kepada Wakil Gubernur bahwa PMI kabupaten Pekalongan telah memiliki gedung sendiri. “ Saya sudah menandatangani hibah untuk tanah PMI. Berarti PMI sudah puya gedung. Saya yakin PMI Kabupaten Pekalongan akan menjadi hebat, besar dan menjadi percontohan untuk kabupaten lainnya. Karena PMI Kabupaten Pekalongan ini solid sekali kemanusiaannya dan membantu pemda dari segi kemanusiaan dan menanggulangi bencana,” pungkas Fadia.


Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Arini Harimurti mengungkapkan, terimakasih atas dukungan semua pihak yang mendukung pelaksanaan pelantikan ini sehingga bisa berjalan lancar dan sukses. Sebagai mana tugas yang telah diberikan, pihaknya bersama jajaran siap dalam mengemban tugas kemanusiaan dan bersinergi dengan pemerintah, baik daerah, propinsi maupun pusat.


“Berbagai program dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana juga sudah disiapkan utamannya dalam menghadapi berbagai kerawanan bencana pada musim penghujan ini. Terimakasih kepada Bupati Pekalongan yang telah mendukung program-program penuh di PMI Kabupaten Pekalongan,” katanya.

BERI SAMBUTAN : Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pekalongan masa bhakti 2021-2026.

Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana berpesan kepada jajaran PMI Kabupaten Pekalongan yang telah dilantik untuk menjaga integritas dan bekerjasama dengan pemerintah daerah. “Bekerjalah bersama pemda karena Palang Merah adalah sinergi dengan visi misinya Bupati. Saat ini sudah masuk musim penghujan, PMI bekerja 24 jam dengan ikhlas. Tunjukkan bahwa PMI ada,” tegas Sarwa.


Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin selaku Ketua Dewan Kehormatan Provinsi Jawa Tengah dalam kesempatan itu menyampaikan terkait wabah covid 19, salah satu pengobatannya adalah dengan plasma konvalesen. Dan di Jawa Tengah sendiri sudah memulainya dengan Gerakan Donor Plasma konvalen (Gedor lakon). Dengan gedor lakon ini hasilnya Jawa Tengah mengalami surplus plasma.

Halaman:

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

Prospektif, Pemkab Dorong Petani Kembangkan Vaname

Jumat, 12 November 2021 | 05:18 WIB

Dorong Sektor Pertanian, Pemkab Beri Bantuan Nelayan

Kamis, 4 November 2021 | 14:09 WIB

Dulongmas Archery, Kabupaten Pekalongan Targetkan Emas

Selasa, 2 November 2021 | 17:59 WIB

PMI Kabupaten Pekalongan Gelar Muskab

Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:23 WIB
X