Terungkap, Identitas Mayat Terbakar di Jembatan Layang Ternyata Pengemudi Ojol Asal Tegal

- Kamis, 10 Juni 2021 | 15:28 WIB
JENAZAH : Para pengemudi Ojol mengangkat jenazah korban, yang ditemukan tewas di jembatan layang Kersana, Kabupaten Brebes, untuk dibawa dari RSUD Brebes ke rumah duka, kemarin.  (Bayu Setiawan)
JENAZAH : Para pengemudi Ojol mengangkat jenazah korban, yang ditemukan tewas di jembatan layang Kersana, Kabupaten Brebes, untuk dibawa dari RSUD Brebes ke rumah duka, kemarin. (Bayu Setiawan)

BREBES, suaramerdekapantura.com- Identitas mayat dalam kondisi terbakar yang ditemukan warga di jembatan layang Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Rabu lalu, berhasil terungkap. Korban adalah Slamet Aris Wanto (33), warga Dampyak, Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, yang bekerja sebagai pengemudi Ojek Online (Ojol).

Terungkapnya identitas korban itu setelah polisi melakukan identifikasi mayat dan berhasil menghubungi pihak keluarganya untuk melakukan pencocokan ciri-ciri korban. Hal tersebut juga dikuatkan dengan pengakuan istri korban, saat berada di kamar jenazah RSUD Brebes.

"Saya diberi tahu polisi, Rabu siang. Awalnya polisi hanya minta mencocokan identitas suami saya. Setelah identitasnya cocok, baru saya diberi tahu bahwa suami saya telah meninggal," tutur Mardiani (32), saat ditemui di kamar jenazah RSUD Brebes, Kamis (10/6).

Baca Juga: Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Terbakar Ditemukan di Jembatan Layang Kersana

Dia mengaku, terakhir kali komunikasi dengan suaminya sebelum berangkat kerja, sekitar habis Maghrib. Suaminya sudah bekerja sebagai Ojol sejak akhir tahun 2017 lalu. Selama bekerja, korban dikenal baik dan tidak ada musuh. "Saya berharap polisi bisa segera mengungkap kasus ini, dan pelaku cepat ditangkap," tandasnya.

Sementara itu, ratusan Ojol mengiringi kepulangan jenazah dari RSUD Brebes, menuju rumah duka di Dampyak, Kramat, Kabupaten Tegal.

Teman kerja korban sesama pengemudi Ojol, Sugihartono mengungkapkan, terakhir kali melihat korban sedang membawa penumpang yang di jemput pada titik penjemputan di perempatan Pasific mall Kota Tegal, Rabu (8/6) dini hari sekitar pukul 02.00. Kemudian, korban membawa penumpang ke arah barat menuju Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Keesokan paginya, telpon korban tidak bisa dihubungi oleh pihak keluarga.

"Saya lihat korban terakhir bawa penumpang dari perempatan Pasific mall. Penumpangnya bawa tas ransel warna hitam, tujuannya ke Tanjung, Brebes," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, rekan-rekan sesama Ojol meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Aksi pelaku begal cukup membuat resah para pengemudi Ojol. "Kita minta pak polisi segera menangkap pelaku, juga bisa dihukum seberat-beratnya, karena perbuatanya sangat sadis," pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat tanpa identitas yang diduga korban penganiayaan dan pembakaran ditemukandi tepi jalan di jembatan Kramatsampang Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes, Rabu (9/6) sekitar pukul 05.15. Mayat pria itu ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan. Penemuan mayat itu membuat warga di Kersana dan Tanjung, Brebes gempar.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Nur Nadlifah Ajak Kader Fatayat NU Atasi Masalah Stunting

Selasa, 13 September 2022 | 17:06 WIB

Tim Pora Sidak, 105 TKA Tercatat Bekerja di Brebes

Sabtu, 10 September 2022 | 02:59 WIB

Bupati Brebes Lantik 205 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:34 WIB

PLN UPT Purwokerto Terima Sertifikat Tanah

Senin, 18 Juli 2022 | 11:39 WIB

Polsek Bumiayu Amankan Pelaku Curanmor

Selasa, 12 Juli 2022 | 18:07 WIB
X