Satu Keluarga di Pejagan Brebes Terkonfirmasi Positif Covid-19

- Rabu, 9 Juni 2021 | 15:05 WIB
TRACKING - Petugas medis Puskemas Kemurang Wetan melakukan swab PCR bagi kontak erat peserta pengajian keluarga bumil di Desa Pejagan kemarin.
TRACKING - Petugas medis Puskemas Kemurang Wetan melakukan swab PCR bagi kontak erat peserta pengajian keluarga bumil di Desa Pejagan kemarin.
BREBES, suaramerdeka-pantura.com- Satu keluarga di Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka kini terpaksa harus menjalani isolasi mandiri, Rabu (9/6). 
 
Terkuaknya satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anak tersebut, berawal dari anak berinisial D (31), yang kondisinya tengah hamil. D semula berniat memeriksakan kandungan melalui USG di salah satu klinik. Namun pihak klinik meminta yang bersangkutan menjalani uji swab antigen di puskesmas terdekat. Dari hasil swab antigen itu ternyata yang bersangkutan terkonfirmasi positif. Mengetahui hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melakukan tracking secara swab PCR, dan diketahui ibu serta adik D juga positif. 
 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes dr Sartono, melalui Kepala Puskesmas Kemurang Wetan Mardiyah, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil tracking dan treatment, ada tiga orang dalam satu keluarga yang terpapar Covid. Bermula dari hasil swab antigen bumil berinisial D (31), di Puskesmas Kemurang Wetan, Sabtu (5/6) lalu.
 
 
"Atas hasil ini, kami langsung melakukan tracing kontak erat pada Minggu (6/6) lalu. Hasilnya, dari lima orang yang diswab, ibu dan adik D reaktif," jelasnya kepada wartawan. 
 
Menurut dia, tiga orang dalam satu keluarga yang reaktif tersebut, telah diminta menjalani isolasi mandiri. Mereka semuanya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga belum membutuhkan penanganan insentif. Selain itu, tracking juga kembali dilanjutkan dengan melacak kontak erat dari ibu dan adik bumil tersebut.
 
"Pengakuan dari ibu D yang juga terpapar Covid. Hari Jum'at (4/6) sebelumnya, sempat menggelar pengajian di rumahnya. Sehingga, kami saat ini menggelar swab PCR untuk memperluas tracing kontak erat kemarin," terangnya.
 
Lebih lanjut dia mengatakan, swab PCR bagi peserta pengajian itu kimi ditangani tim Tracing Puskesmas Kemurang Wetan. Pelaksanaannya, dipusatkan di halaman Puskesmas dengan menjaring 13 orang. "Kemudian, sample swabnya langsung diserahkan ke Dinkes untuk dikirim dan uji lab di Semarang," sambungnya
 
Sementara itu, Bidan Desa Pejagan yang juga tim Tracking Puskesmas Kemurang Wetan, Riska Nurrida Desianty menambahkan, saat ini tengah dilakukannya tracking lanjutan terhadap kontak erat lapis dua keluarga ibu hamil. Fokusnya, untuk memastikan ada atau tidaknya penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid. "Kalau kondisi bumil D, sempat mengeluhkan sesak nafas dan dirujuk ke RSUD Brebes. Namun, sudah mulai membaik. Sedangkan, sambil menunggu hasil swab pemantauan terus dilakukan terhadap kontak erat," pungkasnya.
 

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Tunggakkan PBB-P2 di Brebes Capai 18,5 M

Jumat, 18 Juni 2021 | 19:25 WIB

KPU Brebes Dorong Mahasiswa Melek Politik

Jumat, 18 Juni 2021 | 19:12 WIB

Brebes Kini Turun Menjadi Zona Orange Covid-19

Rabu, 16 Juni 2021 | 15:17 WIB
X