74 Persen Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD dr Soeselo Sudah Terisi

- Rabu, 2 Juni 2021 | 19:52 WIB
ISOLASI: Ruang Palm RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal digunakan untuk merawat pasien Covid-19. Jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi tersebut terus bertambah usai Lebaran.  (Cessnasari)
ISOLASI: Ruang Palm RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal digunakan untuk merawat pasien Covid-19. Jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi tersebut terus bertambah usai Lebaran. (Cessnasari)
SLAWI, suaramerdeka-pantura.com- Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi melonjak drastis usai Lebaran. Hingga Rabu (2/6), sekitar 74 persen kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 sudah terisi.
 
Kasubag Humas RSUD dr Soeselo Slawi Slamet Solehudin mengatakan, dari 130 unit tempat tidur di  ruang isolasi, saat ini telah terisi 97 tempat tidur atau terisi 74 persen. Sebanyak 97 tempat tidur tersebut digunakan untuk merawat 77 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 20 tempat tidur digunakan pasien suspect Covid-19. Sementara di ruang ICU khusus pasien Covid-19, dari enam tempat tidur  yang ada, lima tempat tidur telah terisi. 
 
Slamet mengatakan, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Soeselo meningkat signifikan dua minggu setelah Lebaran. “Pada awal puasa sehari ada lima pasien, pertengahan puasa naik menjadi sepuluh pasien. Kemudian akhir bulan puasa menjadi 20 orang, dan dua minggu setelah lebaran naik menjadi 47 pasien. Puncaknya hari ini (Rabu) ada 77 pasien,” jelas Slamet. 
 
Dengan penambahan pasien yang drastis, RSUD dr Soeselo akan menambah ruang perawatan, dengan cara memanfaatkan ruang perawatan pasien non Covid-19. “Kalau penambahan cukup drastis, kami ada skenario penambahan ruang, dengan cara menambah atau menggeser pasien biasa umum ke ruang lain, dan ruang tersebut yang sudah disetting menjadi ruang isolasi akan dipakai merawat pasien Covid-19,” tuturnya.
 
Penambahan ruang termasuk memanfaatkan ruang anak. “Ruang anak ada dua, Anggrek satu dan dua. Ruang Anggrek dua yang disiapkan jadi ruang isolasi Covid-19,”imbuhnya. 
 
Slamet mengatakan, hingga Rabu (2/6), terdapat 77 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, terdiri atas satu anak dan 76 orang dewasa. Kemudian 20 pasien suspect terdiri atas dua bayi dan 18 orang dewasa. 
 
Sementara itu, penanggungjawab Covid-19 RSUD dr Soeselo Slawi, Teguh Sukma menyampaikan, pasca lebaran, tidak hanya jumlah pasien terkonfirmasi yang mengalami penambahan drastis, tetapi juga pasien yang meninggal dunia. “Di bulan Maret 2021 ada 12 pasien meninggal, April ada 20 pasien, Mei ada 30 pasien terkonfirmasi meninggal, “jelas Teguh. 
 
Teguh menyebutkan, untuk mengendalikan Covid-19 dibutuhkan kerjasama semua pihak. “Kalau ini tidak bisa dikendalikan, maka akan terus meningkat. Harapannya, ini bisa ditanggulangi, dan masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan, baik di lingkungannya maupun di tempat-tempat publik. Ini untuk mengurangi penularan,” tuturnya.
 

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Layanan Pembuatan Kartu AK 1 Semakin Mudah dan Cepat

Sabtu, 28 Januari 2023 | 19:58 WIB

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X