Kondisi Bupati Tegal Membaik, Satu Kontak Erat dengan Bupati Positif Covid-19

- Rabu, 2 Juni 2021 | 19:38 WIB
TEGUH SUKMA (Cessnasari)
TEGUH SUKMA (Cessnasari)
SLAWI, suaramerdeka-pantura.com- Bupati Tegal Umi Azizah yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD dr Soeselo Slawi, akibat terpapar virus Covid-19, hingga Rabu (2/6) kondisinya terus membaik. Umi dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Minggu (30/5) lalu. 
 
Penanggung jawab Covid-19 RSUD dr Soeselo Slawi, Teguh Sukma menyampaikan, secara umum kondisi kesehatan Bupati Tegal baik. “Saat masuk gejalanya semlenget. Saat ini kondisi umum dan klinisnya baik, memungkinkan untuk melakukan aktivitas secara mandiri,” ujarnya.
 
Teguh mengatakan, Bupati Tegal hingga kemarin menjalani perawatan di ruang isolasi Palm 2. Selain bupati, di ruang isolasi tersebut juga dirawat salah satu ajudannya, yang merupakan kontak erat dari bupati. “Sudah dilakukan tracing dan pemeriksaan terhadap 30 orang yang merupakan kontak erat bupati. Ada empat orang yang hasilnya belum keluar. Sedangkan 26 orang sudah keluar, satu diantaranya terkonfirmasi positif,” tambahnya.
 
Baca Juga: https://pantura.suaramerdeka.com/nasional/pr-06171140/bupati-tegal-positif-covid-19?page=all
 
Teguh menyebutkan, Bupati Tegal telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. “Karena sudah divaksin, Insya Allah baik-baik saja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kalau kondisinya membaik, bisa isolasi mandiri,” terangnya. 
 
Bupati Tegal Umi Azizah menghendaki dirinya dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi untuk mengurangi risiko penularan. Sebelumnya, sejak Rabu (26/5) malam, Umi merasa kurang enak badan. Pada saat itu pula, ia berinisiatif mengisolasi diri di rumah dinasnya untuk menghindari kontak dengan orang lain.
 
Namun, setelah nafsu makannya ikut terganggu, Umi meminta petugas medis RSUD dr Soeselo melakukan pengetesan Covid-19, pada Minggu sore. Malamnya, setelah hasil tes menyatakan dirinya positif terkonfirmasi, Umi minta dirawat di rumah sakit untuk menghindari risiko penularan. Disamping itu juga agar fokus meningkatkan imun tubuh dan istirahat. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji mengungkapkan, jika penularan virus Covid-19 ini bisa menimpa siapa saja, termasuk mereka yang sudah mendapat dua kali suntik vaksin. Meski demikian, lanjut Hendadi, mereka yang sudah disuntik vaksin kecenderungannya memiliki gajala sakit lebih ringan ketimbang yang belum disuntik vaksin bila terinfeksi Covid-19.
 
“Vaksinasi adalah upaya untuk meningkatkan ketahanan tubuh dari infeksi virus Covid-19, termasuk mencegah dampaknya menjadi lebih berat jika terinfeksi. Namun bukan berarti pula akan terlindungi total. Tetap harus ada langkah 3M ditambah 2M,” kata Hendadi. Mengenai gejala Covid-19 yang dialami Bupati Tegal, Hendadi mengungkapkan gejalanya termasuk ringan, bahkan indera penciuman dan pengecap rasanya pun tetap normal.
 
Sementara itu, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie mengatakan, karena bupati bergejala ringan, maka sehari-hari kegiatan masih dijalankan bupati berbagi tugas dengan Wabup dan Sekda. “Masih memberikan disposisi dan surat-surat masih ada,” tutur Ardie.
 
Dengan bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal, Ardie berharap, masyarakat lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. “Kedepannya harus lebih disiplin, kami mengimbau, kalau memang tidak penting, untuk tidak berada di kerumunan,” imbuhnya.
 

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Layanan Pembuatan Kartu AK 1 Semakin Mudah dan Cepat

Sabtu, 28 Januari 2023 | 19:58 WIB

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X