Banjir Genangi Wilayah Utara Kota Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga

- Selasa, 16 November 2021 | 17:23 WIB
Banjir Genangi Wilayah Utara Kota Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga. Sejumlah anak bermain getek di jalan yang tergenang banjir di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Selasa 16 November 2021/foto/Isnawati
Banjir Genangi Wilayah Utara Kota Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga. Sejumlah anak bermain getek di jalan yang tergenang banjir di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Selasa 16 November 2021/foto/Isnawati

 

PEKALONGAN, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Banjir yang menggenangi Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan belum surut, Selasa 16 November 2021. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas ekonomi warga lumpuh.

Saruli (63), warga Degayu mengatakan, banjir telah menggenangi lingkungan tempat tinggalnya hampir tiga minggu lamanya.

Banjir disebabkan oleh rob yang masuk melalui sawah di belakang rumahnya, diperparah dengan meluapnya sungai akibat hujan deras pada Senin 14 November 2021 pagi hingga sore."Sudah hampir tiga minggu tidak bisa beraktivitas.

Tempat saya membatik juga tergenang banjir sehingga saya tidak bisa bekerja," kata Saruli saat ditemui di rumahnya, Selasa 16 November 2021.

Baca Juga: Di Acara Sosialiasi Program Bangga Kencana, Anggota DPR RI Bisri Romly Minta Warga Aktif Cegah Stunting

Saruli sehari-hari membatik. Kain yang dibatik diambil dari pengusaha batik di Kelurahan Kauman. Namun sejak banjir menggenangi Kelurahan Degayu, ia tidak bisa mengambil kain yang akan dibatik.

"Mau keluar tidak bisa. Karena banjir yang menggenangi jalan masih sangat tinggi," sambungnya.

Senada disampaikan Napsiroh (50), warga Degayu yang sehari-hari juga membatik. "Tidak bisa ke mana-mana. Karena tidak bisa ambil kain yang akan dibatik ya akhirnya nganggur," terangnya.

Baca Juga: Penderita Diabetes Pemalang Terbanyak di Jateng

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X