IAKMI Bantu Tempat Pengolahan Sampah dan Ajar Santri Membuat Eco Enzym

- Minggu, 14 November 2021 | 16:27 WIB
MENYERAHKAN: Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Tegal Joko Kurnianto secara simbolis menyerahkan bantuan alat pengolahan sampah kepada pengasuh Pondok Pesantren Mahadut Tholabah KH Ahmad Nasichun bin Isa Mufti, Sabtu (13/11).
MENYERAHKAN: Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Tegal Joko Kurnianto secara simbolis menyerahkan bantuan alat pengolahan sampah kepada pengasuh Pondok Pesantren Mahadut Tholabah KH Ahmad Nasichun bin Isa Mufti, Sabtu (13/11).


SLAWI- Suaramerdeka-pantura.com- Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 tahun 2021, DPC Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Tegal menggelar bakti sosial di Pondok Pesantren Mahadut Tholabah, Babakan , Lebaksiu, Sabtu (13/11).


Ketua Umum IAKMI DPC Kabupaten Tegal Joko Kurnianto mengatakan, peringatan HKN ke-57 mengusung tema Sehat Negeriku , Tumbuh Indonesiaku .
“Peringatan HKN tahun ini menjadi momentum untuk mengedukasi, mengubah perilaku meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19 serta memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan Covid-19 ,”terang Joko.


Kegiatan ini, kata Joko, juga dalam upaya kesehatan promotif dan preventif, sehingga seluruh komponen masyarakat dapat kembali produktif di era adaptasi kebiasaan baru dan mendukung menyelesaikan pandemi Covid-19, sehingga terwujud masyarakat yang semakin mengerti arti pentingnya perilaku dan lingkungan sehat serta mau menerapkan gerakan hidup sehat pada masa pandemi di tatanan keluarga maupun institusi pendidikan.


Pada bakti sosial ini, IAKMI menyerahkan secara simbolis tempat pengelolaan sampah kepada pengasuh Ponpes Mahadut Tholabah. Tempat pengelolaan sampah ini nantinya diperuntukkan sebagai tempat pemilahan sampah organik dan anorganik serta budidaya magot.


Selain itu, IAKMI juga melakukan sosialisasi penanggulangan stunting dengan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri. Sekaligus dalam sosialisasi itu, dilaksanakan minum tablet tambah darah bersama dan makan buah supaya terhindar dari anemia.
“Upaya ini dalam rangka mempersiapkan reproduksi sehat sehingga pada saat nanti mereka menjadi ibu akan melahirkan generasi sehat bebas stunting, sekaligus mengajarkan pada santri untuk memilih makanan bergizi,”urai Joko.

ECO ENZYM: Santri putri Pondok Pesantren Mahadut Tholabah Babakan,Lebaksiu, Kabupaten Tegal belajar membuat eco enzym dari limbah organik seperti kulit buah , Sabtu (13/11).

Siang itu para santri juga diajar membuat eco enzym dari limbah organik, seperti kulit buah, yang bermanfaat untuk hand sanitizer, pembersih lantai alami, serta sosialisai budidaya maggot dari limbah organik yg kaya protein dan bernilai ekonomis.
Dalam kegiatan ini, IAKMI menggandeng komunitas Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) dan (Eco Enzym Nusantara (EEN) Tegal.


Pengasuh Ponpes (santri putri) KH Ahmad Nasichun bin Isa Mufti menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan IAKMI. Diharapkan pengetahuan seluruh santri tentang pengelolaan sampah dan perilak hidup bersih sehat semakin meningkat dan terhindar dari anemia. (H45)

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

14 Camat Mendapat  Hukuman Disiplin Ringan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 19:44 WIB
X