Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammdiyah Latihan Penyelamatan Air

- Kamis, 11 November 2021 | 08:01 WIB
TOLONG KORBAN TENGGELAM : Peserta latihan penanggulngan bencana Muhammadiyah memberikan pertolongan kepada korban tenggalam dalam sebuah simulasi.
TOLONG KORBAN TENGGELAM : Peserta latihan penanggulngan bencana Muhammadiyah memberikan pertolongan kepada korban tenggalam dalam sebuah simulasi.

PEMALANG, suaramerdeka-pantura.com - Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah, Muhammadiyah Disaster Manejement Center (MDMC) menggelar latihan penyelamatan di air. Komandan MDMC Pemalang, Erwin Ediyanto Era Praja mengatakan kegiatan merupakan latihan gabungan antara MDMC dengan organisiasi otonom (ortom) Muhammdiyah.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka latihan kesiapsiagaan bencana menghadapi bencana banjir akhir tahun 2021 dan awal 2022, kegiatan dilaksanakan di pemandian Moga, Kabupaten Pemalang,"kata Erwin, kemarin.

Latihan gabungan diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari koordinator kebencanaan wilayah pantura dan selatan. "Kegiatan juga dilaksanakan dalam rangka milad Muhammadiyah ke-109 yang mengambil thema optimistis menghadapi Covid-dan meningkatkan ukhuwah islamiyah,"ujarnya.

Para peserta ini merupakan wakil dari ortom Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Muhammdiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Komando kesiapsiagaan angkatan muda Muhammdiyah (Kokam), Lazismu, Tapak Suci Putra Muhammdiyah dan tim medis rumah sakit.

Lebih lanjut Erwin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah. Dalam instruksi tersebut disampaikan agar lembaga penanggulangan bencana harus siap siaga menghadapi bencana banjir.

Pemalang menurutnya ada beberapa lokasi rawan bencana antara lain Kecamatan Watukumpul dan Belik. Kemudian di daerah pantura ada bencana banjir di Mojo, Tasikrejo, Kaliprau kemudian di Pemalang kota rawan bencana puting beliung.

Latihan kemarin meskipun hanya simulasi namun menuntut peserta untuk bertindak cepat dan tepat. Mereka dibagi dalam beberapa divisi antara lain awak perahu karet, psikologis, manajemen posko, medis dan dapur umum.

Setiap simulasi yang sudah dilakukan diberi evaluasi sehingga peserta mengetahui kekurangan masing-masing saat melaksanakan tugas.(K40)

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

Lomba Parenting Bangun Komunikasi Orang Tua dan Anak

Senin, 6 Desember 2021 | 20:41 WIB

Operasi Zebra Candi Sediakan Layanan Vaksinasi

Rabu, 24 November 2021 | 16:38 WIB

Kali Rambut Meluap, Sejumlah Desa Terendam

Selasa, 23 November 2021 | 19:39 WIB

Sekolah Diminta Ikuti Program BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 22 November 2021 | 15:50 WIB

Pemalang Siaga Hadapi Bencana di Musim Penghujan

Rabu, 17 November 2021 | 08:22 WIB

Penderita Diabetes Pemalang Terbanyak di Jateng

Selasa, 16 November 2021 | 08:30 WIB

MGMP Bahasa Jawa Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu

Jumat, 12 November 2021 | 11:12 WIB

IDI Gandeng UMKM Perluas Pangsa Pasar

Rabu, 10 November 2021 | 10:16 WIB

Kejar Level 2 PPKM, Bantuan APD Terus Digulirkan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:59 WIB

Produk Olahan Nanas Madu Rambah Pemasaran Digital

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:41 WIB

Pemalang Level 2 PPKM, Sekolah akan Mulai Tatap Muka

Rabu, 1 September 2021 | 20:47 WIB
X