Cerobong Pajitex Sudah Diperbaiki, Dua Warga Watusalam Murni Pengrusakan, Bukan Kriminalisasi

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:21 WIB
Perwakilan manajemen PT Pajitex memperlihatkan cerobong asap yang telah diganti, dan menurutnya lebih ramah lingkungan. Sabtu 23 Oktober 2021./foto/Kuswandi
Perwakilan manajemen PT Pajitex memperlihatkan cerobong asap yang telah diganti, dan menurutnya lebih ramah lingkungan. Sabtu 23 Oktober 2021./foto/Kuswandi

PEKALONGAN, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Konflik antara PT Pajitex versus warga Desa Watusalam Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan, terus bergulir.

Kasus yang berawal dari adanya dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan hingga dugaan pengrusakan kaca boiler yang dilakukan warga, hingga kini belum berakhir.

Terkait dugaan kasus pengrusakan sudah ditangani Polres Pekalongan Kota, bahkan warga melalui kuasa hukumnya LBH Semarang sempat mengajukan praperadilan di PN Pekalongan, tetapi hasilnya ditolak.

Terkait adanya keluhan dari warga berkenaan dugaan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari cerobong asap, PT Pajitex menyatakan mereka sudah dilakukan upaya-upaya perbaikan.

Baca Juga: DPC PKB Kabupaten Batang Gelar Sarasehan Perpres No 82 Tahun 2021 Tentang Pendanaan Pesantren

Termasuk pula dengan keluhan warga sekitar yang terganggu dengan suara mesin boiler dari pabrik tekstil yang berlokasi di Desa Watusalam, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan tersebut.

"Mengenai permintaan warga untuk peninggian cerobong 4 meter dan perbaikan suara dengan pemasangan peredam dan penggantian idfan sudah kita lakukan dan hasil pengujian baik emisi serta kebisingan (pengujian 24 jam) sudah sesuai dengan regulasi," kata dia.

"Dan sudah di sampaikan ke Dinas terkait," terang Firman Badjri, staff Legal PT Pajitex, dalam konferensi pers sekaligus untuk meluruskan berbagai pemberitaan yang dinilainya sangat tendensius tidak berdasarkan fakta dan justru terkesan pembangunan opini yang tidak tepat, Sabtu 23 Oktober 2021.

Baca Juga: Puluhan MuA Ikuti Workshop Make-up Glamour Soft Wedding oleh Silva Halimah

Menurutnya, cerobong yang saat ini ada, menggantikan cerobong yang lama. Itu dalam rangka menjawab apa yang menjadi keluhan warga.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

29 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Seni Tari

Senin, 10 Januari 2022 | 10:05 WIB

Fadia : Gunakan Dana Sesuai Prioritas

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:04 WIB

Prospektif, Pemkab Dorong Petani Kembangkan Vaname

Jumat, 12 November 2021 | 05:18 WIB
X