BPJamsostek Ketenagakerjaan Pekalongan Sosialisasikan Manfaat Program BPJS Bukan Penerama Upah kepada Petani

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:28 WIB
BPJamsostek Ketenagakerjaan Pekalongan Sosialisasikan Manfaat Program BPJS Bukan Penerama Upah kepada Petani. Account Representative Khusus BPJamsostek Cabang Pekalongan Ivan Septyoadi memaparkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan BPU kepada para petani di Desa Sangkanjoyo di Balai Desa Sangkanjoyo, Selasa 12 Oktober 2021/foto/Dok SM
BPJamsostek Ketenagakerjaan Pekalongan Sosialisasikan Manfaat Program BPJS Bukan Penerama Upah kepada Petani. Account Representative Khusus BPJamsostek Cabang Pekalongan Ivan Septyoadi memaparkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan BPU kepada para petani di Desa Sangkanjoyo di Balai Desa Sangkanjoyo, Selasa 12 Oktober 2021/foto/Dok SM

 

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Pekalongan menyosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada para petani di Desa Sangkanjoyo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa 12 Oktober 2021.

Sosialisasi berlangsung di Balai Desa Sangkanjoyo. Account Representative Khusus BPJamsostek Cabang Pekalongan Ivan Septyoadi menjelaskan, saat ini BPJamsostek Cabang Pekalongan tengah gencar menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan BPU (Bukan Penerima Upah).

BPJS Ketenagakerjaan BPU memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja bukan penerima upah yang salah satunya adalah para petani,” terang Ivan.

Pekerja Bukan Penerima Upah adalah karyawan yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya.

Baca Juga: Sambut Dulongmas, Forki Kabupaten Pekalongan Siapkan 20 Atlet

Program yang diperuntukan bagi BPU dibagi menjadi tiga jenis, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua secara sukarela.

Sosialisasi di Desa Sangkanjoyo diikuti 50 orang petani. Kepala Desa Sangkanjoyo Rudi Hartono mengatakan, Desa Sangkanjoyo merupakan desa yang produktif untuk kegiatan mengolah lahan dan ketahanan pangan.

Desa ini memiliki satu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta enam kelompok tani dengan jumlah sebanyak 318 orang. Dari jumlah tersebut, petani terbagi menjadi petani buruh dan petani pemilik lahan.

Baca Juga: Kode Redeem FF Free Fire Terbaru Hari Ini Selasa 12 Oktober 2021, Jangan Ketinggalan Ayo Segera Klaim

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kwarcab Pekalongan Gelar Bintek Kehumasan dan Medos

Minggu, 26 September 2021 | 17:28 WIB

Disporapar Jateng Monitoring Persiapan Dulongmas 2021

Selasa, 21 September 2021 | 20:02 WIB

Puluhan Anak Yatim Diberi Santunan Sarana Belajar

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:53 WIB
X