Banjir di Celong Harus Segera Ditangani,Ketua DPRD Maulana Yusup: Dikhawatirkan Bisa Kurangi Kepercayaan Warga

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 23:30 WIB
Banjir di Celong Harus Segera Ditangani,Ketua DPRD Maulana Yusup: Dikhawatirkan Bisa Kurangi Kepercayaan Warga/foto/Agus Setiawan
Banjir di Celong Harus Segera Ditangani,Ketua DPRD Maulana Yusup: Dikhawatirkan Bisa Kurangi Kepercayaan Warga/foto/Agus Setiawan

 

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Banjir di Dukuh Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang di kawasan proyek strategis nasional jangan disepelekan dan harus segera ditangani.

"Penanganan darurat atas banjir lumpur justru penting peranannya bagi pihak KITB," tandas Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusup, belum lama ini menanggapi terjadinya kembali banjir di wilayah Celong, Banyuputih.

Sebagaimana diketahui, peristiwa banjir lumpur yang terjadi berulang di Dukuh Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, mengundang keprihatinan sejumlah pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Batang.

Menurut politisi muda PKB ini, sebab jika masalah dampak lingkungan tersebut tidak segera tertangani, Maulana Yusup khawatir masyarakat akan menurun kepercayaan dan daya dukungnya terhadap pengembangan proyek strategis nasional tersebut.

Baca Juga: Soal Keberatan Nelayan Terhadap PP 85 dan Kepmen 86, Bupati Akan Sampaikan Keberatan Nelayan Kepada Presiden

"Jadi, meski hanya penanganan darurat, itu maknanya bisa amat strategis bagi pihak KITB sendiri. Sebagai wakil rakyat kami berharap masalah warga Celong ini segera tertangani," ujarnya.

Untuk itu, Ketua DPRD Batang, Maulana Yusup berharap, pihak PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bisa memprioritaskan penanganan darurat agar warga Celong tak lagi terdampak pembangunan kawasan industri tersebut.

"Kalau penanganan jangka panjangnya masih sulit, paling tidak ada penanganan darurat bisadiprioritaskan. Ini demi masyarakat sekitar, sekaligus demi kondusivitas KITB itu sendiri," kata Yusup, saat dimintai tanggapan soal banjir lumpur yang kembali menimpa pemukiman padat penduduk di Dukung Celong, Kedawung, baru-baru ini.

Baca Juga: Bioskop Kembali Buka dengan Syarat Ketat, Jumat Penonton Dibatasi dan Ada Scan Barcode PeduliLindungi

Seperti diketahui, banjir lumpur cukup besar kembali menerjang wilayah Dukuh Celong, Desa Kedawung, Banyuputih. Banjir akibat aktivitas cut and fill di KITB ini menjadi yang kelima dialami warga Celong.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadi Magnet Investasi, BPI Raih SBA 2022

Minggu, 31 Juli 2022 | 14:59 WIB

Kasus DBD di Kabupaten Batang Meningkat

Senin, 13 Juni 2022 | 12:51 WIB

Harga Cabai Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok

Senin, 13 Juni 2022 | 12:41 WIB

Satlantas Polres Batang Optimalkan ETLE

Selasa, 1 Maret 2022 | 21:13 WIB

Bupati Akan Sekolahkan Dokter Umum Menjadi Spesialis

Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:40 WIB
X