Peringati Hari Batik Nasional di Tanggal 2 Oktober , Sebanyak 211 Peserta Ikuti Lomba Membatik dari Rumah

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 19:59 WIB
Peringati Hari Batik Nasional di Tanggal 2 Oktober , Sebanyak 211 Peserta Ikuti Lomba Membatik dari Rumah. Panitia Lomba Membatik Museum Batik Akhmad Asror menata plangkan batik yang akan digunakan oleh peserta dalam Lomba Membatik dari Rumah dalam rangka Perayaan Hari Batik Nasional 2 Oktober./foto/Insawati
Peringati Hari Batik Nasional di Tanggal 2 Oktober , Sebanyak 211 Peserta Ikuti Lomba Membatik dari Rumah. Panitia Lomba Membatik Museum Batik Akhmad Asror menata plangkan batik yang akan digunakan oleh peserta dalam Lomba Membatik dari Rumah dalam rangka Perayaan Hari Batik Nasional 2 Oktober./foto/Insawati

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 211 peserta mengikuti “Lomba Membatik dari Rumah” yang diselenggarakan Museum Batik Pekalongan. Lomba diselenggarakan dalam rangka memperingati Batik-Nasional">Hari Batik Nasional 2 Oktober 2021.

Peserta terbagi menjadi empat kategori. Yakni Lomba Nyolet Warna untuk kategori PAUD / TK sederajat.

Lomba Nglowong Batik untuk kategori SMP sederajat dan Lomba Nglowong Batik untuk kategori SMA sederajat. Kategori terakhir, Lomba Nglowong Batik untuk kategori umum.

Hingga Rabu 29 September 2021, pendaftaran lomba untuk kategori PAUD/TK sederajat sudah ditutup karena pesertanya sudah mencapai 100 orang. Sedangkan untuk kategori SMP, SMA dan umum masih dibuka.

Baca Juga: Sate Tegal Bisa Jadi Daya Tarik Nasional

Panitia Lomba Membatik dari Rumah, Akhmad Asror menjelaskan, lomba tersebut sebagai wujud untuk melestarikan batik.

Dengan mengusung tema “Bangkitlah Batik Indonesia” adalah seruan penyemangat kepada masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan kreatif dalam upaya melestarikan batik.

“Kami berharap, melalui lomba ini lahir generasi penerus yang bisa membatik. Kalau hanya sebatas mengenakan batik, itu selera. Namun kalau sudah bisa membatik, secara turun-temurun akan melestarikannya,” paparnya.

Dalam lomba ini, peserta akan mendapatkan alat dan perlengkapan membatik dari Museum Batik. Peserta kategori PAUD/TK mendapatkan plangkan yang sudah dibatik berukuran 25 x 25 centimeter, kuas warna dan zat warna.

Baca Juga: Lirik Lagu Pancasila Sudah Final, Lagu dari Para Jendral Group Band General Maya, Ada Kata Komunisme sudah Bas

Untuk kategori ini, peserta hanya mewarnai motif bunga yang sudah dibatik pada plangkan memakai bahan dan peralatan yang sudah disediakan panitia.

Sementara itu, peserta kategori SMP dan SMA sederajat akan mendapat kain mori kosong ukuran 50 x 50 cm, canting tulis, kompor, wajan dan lilin malam.

Adapun peserta lomba kategori umum akan mendapatkan kain mori kosong ukuran50 x 200 cm, canting dan lilin malam.

Peserta akan membatik motif dengan ragam hias utama bebas sesuai interpretasi peserta terhadap tema, dengan tambahan isen (detail dalam ragam hias) dan tanahan (detail isian pada latar).

Proses batik hanya pembubuhan lilin malam, meliputi nglowongi, isen dan tanahan, tanpa pewarnaan. 

Halaman:
1
2

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X