Cincin Dikembalikan, Tunangan Dibunuh

- Rabu, 8 September 2021 | 18:30 WIB
BARANG BUKTI: Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro didampingi Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, dan Kasubdit Jatanras AKBP Agus Puryadi (kiri) menunjukkan barang bukti. (SM/Arif Suryoto) (Arif Suryoto)
BARANG BUKTI: Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro didampingi Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, dan Kasubdit Jatanras AKBP Agus Puryadi (kiri) menunjukkan barang bukti. (SM/Arif Suryoto) (Arif Suryoto)

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Satuan Reserse Polres Batang, dengan didukung Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Penta Febrilia (24), warga Kampung Pasirsari, Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang. Penta ditemukan tewas di kamar mandi Gudang Pengolah Ikan di Kampung Karangwidoro tak jauh dari rumah korban.

Pelaku pembunuhan yaitu Salis Syaiful Umar (25), penduduk Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang yang tak lain tunangannya.

"Polisi berhasil menangkap pelaku berikut alat bukti, yang nantinya untuk menguatkan pembuktian saat dipersidangan nanti. Jadi selama dua bulan kami terus melakukan penyelidikan dengan scientific, sampai akhirnya menemukan bukti kuat pelaku pembunuhan terhadap korban Penta,'' tandas Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, didampingi Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, saat Konferensi Pers di halaman Mapolres Batang, awal September 2021.

Kombes Djuhandani menegaskan, pengungkapan kasus pembunuhan itu sebagai wujud konsistensi Polri dalam mengungkap kasus kriminal dan penegakan hukum secara professional dan proporsional. Serta tanpa pandang bulu.

Baca Juga: TERBARU HARI INI! Kode Redeem FF Free Fire Rabu 8 Agustus 2012: Klaim MP40 Crazy Bunny Weapon dan 999 Diamond

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka menuturkan, motif dari pembunuhan itu karena balas dendam. Polisi melakukan 21 Pra Rekontruksi sampai kasus itu mendapatkan titik terang.

"Dari hasil penyidikan motifnya balas dendam karena pelaku dan korban ini sudah bertunangan, namun diputuskan secara sepihak. Oleh korban cincin tunangan dikembalikan, sehingga pelaku dendam," ujarnya.

Pelaku membunuh korban di kamar mandi di kantor pengolahan ikan tempat korban bekerja di Desa Karang Widoro RT 01 RW 06 Karangasem Utara, Batang Minggu. Korban dicekik lehernya dengan handuk sampai korban meninggal dunia.

Penta ditemukan tewas dengan kondisi terlengkup di dalam kamar mandi dengan handuk yang melilit tubuhnya, Minggu (13/6/2021) lalu, sekitar pukul11.30.

Baca Juga: Jadwal Acara TV Hari Ini Kompas TV Kamis 9 September 2021: Saksikan Jejak Rasul dan Rosi

"Saat itu dua pekerja di gudang pengolah ikan ikan itu mencium bau busuk, setelah telusuri ternyata berasal dari dalam kamar mandi. Namun saat pintu dibuka tidak bisa sehingga terpaksa didobrak,'' tandas Edwin.

Penemuan mayat Penta itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Batang Kota. Kasus itu selanjutnya ditangani Satreskrim dan dilakukan olah tempat kejadian bersama Tim Identifikasi yang dipimpin Kasatreskrim AKP Budi Santosa.

Beberapa barang bukti disita untuk penyeledikan. Selanjutnya 11 orang saksi dimintai keterangan.

Salah satu bukti kuat pelaku pembunuhan itu Salis, dari hasil penyelidikan di laboratorium forensik ditemukan bekas bercak darah korban di kalung pelaku.

"Untuk sementara, kasus ini masih pendalaman tapi dapat disimpulkan pembunuhan ini terjadi secara spontanitas," tegas Kapolres.

Tersangka kepada wartawan mengaku tega membunuh korban, karena dendam. "Saya dendam karena cincin tunangan dikembalikan, diputus sepihak," ujarnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kantor UPP Batang Gelar Program Padat Karya

Senin, 13 September 2021 | 17:59 WIB

Cincin Dikembalikan, Tunangan Dibunuh

Rabu, 8 September 2021 | 18:30 WIB
X