BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI Beri Perlindungan Atlet

- Kamis, 29 September 2022 | 12:56 WIB
MENUNJUKKAN: Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo (kanan) dan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman (kiri) menunjukkan draft nota kesepahaman di Jakarta, baru-baru ini. Foto: suaramerdeka-pantura.com/ dok. BPJAMSOSTEK
MENUNJUKKAN: Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo (kanan) dan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman (kiri) menunjukkan draft nota kesepahaman di Jakarta, baru-baru ini. Foto: suaramerdeka-pantura.com/ dok. BPJAMSOSTEK

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menandatangani nota kesepahaman tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pelaku olahraga.

Nota kesepahaman ditandatangani  Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman di Jakarta, baru-baru ini.

Anggoro mengatakan, kerja sama tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah melalui BPJAMSOSTEK untuk memastikan para atlet memiliki perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian. Selain itu untuk menjamin para atlet memiliki hari tua yang sejahtera. 

"Kita sering melihat para atlet mengalami cedera saat bertanding. Namun karena tidak memiliki perlindungan, mengakibatkan perawatannya tidak tuntas dan akhirnya mereka terpaksa mengakhiri karirnya,” kata Anggoro.

Menurutnya, hal itu sangat disayangkan karena para atlet merupakan harapan bangsa. Oleh karena itu, BPJAMSOSTEK dan KONI melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman untuk mendorong setiap daerah memastikan para atletnya telah terlindungi.

Sebelumnya BPJAMSOSTEK telah melindungi seluruh atlet yang berlaga di Asian Games 2018, Olimpiade Tokyo 2020, PON XX Papua 2022 dan ASEAN Para Games 2022.

“BPJAMSOSTEK dan KONI sepakat untuk mendorong seluruh cabor untuk mendaftarkan seluruh atletnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Tentunya hal ini juga dibarengi dengan sosialisasi bersama secara masif untuk membangun kesadaran akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJAMSOSTEK,” paparnya.

Lebih lanjut Anggoro menjelaskan beragam manfaat yang bisa didapatkan para atlet yang mendapat perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh bagi atlet yang mengalami kecelakaan kerja (cedera saat bertanding).

Apabila dalam masa pemulihan dan tidak dapat berkompetisi untuk sementara waktu, BPJAMSOSTEK akan memberikan Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan pertama dan 50 persen untuk bulan selanjutnya hingga sembuh. 

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Raker Taekwondo Picu Kebangkitan Olahraga

Sabtu, 26 November 2022 | 17:09 WIB

Menpora Taekwondo Championship, Pemalang Raih Dua Emas

Selasa, 15 November 2022 | 15:47 WIB

Sebanyak 450 Atlet Ikut Kejuaraan Pencak Silat Pemuda

Senin, 7 November 2022 | 16:13 WIB

Kontingen Porsadin Pemalang Dilepas

Jumat, 4 November 2022 | 12:57 WIB

Muhammad Syafiq Raih Emas Kejuaraan Taekwondo Moks

Rabu, 2 November 2022 | 15:50 WIB

KONI Brebes Resmi Tempati Kantor Baru

Senin, 24 Oktober 2022 | 17:30 WIB

HIPMI Basketball Competition Bergulir, Diikuti 40 Tim

Selasa, 20 September 2022 | 21:27 WIB
X