Menanggulangi Covid-19 Merupakan Bagian dari Hubul Wathan Minal Iman

- Selasa, 27 Juli 2021 | 16:17 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin, foto/ instagram/@kyai_marufamin
Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin, foto/ instagram/@kyai_marufamin

JAKARTA, suaramerdeka-pantura.com - Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin menyatakan, menanggulangi Covid-19 bagian dari pada hubbul wathan minal iman.

Hal itu disamapaikan ketika mengikuti acara Pembacaan Shalawat Nariyah dan Tahlil untuk Keselamatan Bangsa yang diselenggarakan Nahdlatul Ulama (NU) secara virtual, Selasa (27/7/2021).

"Alhamdulillah, saya bisa mengikuti Pembacaan Shalawat Nariyah dan Tahlil untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah yang di selenggarakan Nahdlatul Ulama secara virtual," katanya sebagaimana diunggah di akun instagram pribadinya, @kyai_marufamin pada Selasa 27 Juli 2021.

Pada kesempatan tersebut, Wapres KH Ma'ruf Amin menyampaikan, bahwa kita semua punya tugas dan kewajiban menanggulangi Covid-19. Karena tugas ini bukan hanya bagian dari masuliyah wathaniyah (tanggung jawab kebangsaan), tapi juga masuliyah diniyyah (tanggung jawab keagamaan) yang merupakan masuliyah nahdiyah (tanggung jawab ke-NU-an). Ini bagian dari pada hubbul Wathan minal iman.

Baca Juga: Pergantian Ketua DPRD Kabupaten Tegal Diumumkan Jumat 30 Juli 2021

Dan, semua ini telah diajarkan oleh Salafuna Shalih, Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy'ari ketika negara terancam, ketika penjajah mau datang, dengan sesegera mungkin melakukan langkah strategi membuat fatwa jihad yang dilanjutkan oleh pengurus besar dengan dikeluarkannya resolusi jihad.

Resolusi jihad adalah pelajaran penting. Bukti yang pernah dilakukan saat itu. Menanggulangi Covid-19 itu termasuk bagian dari Hifdzu an-nafs (menjaga jiwa) dan merupakan salah satu daripada maqasid asy-syariah.

Selain soal Covid-19, saat ini Indonesia juga menghadapi tantangan lain, seperti tantangan ekonomi dan hantaman informasi yang begitu besar yang kerap menyebabkan kesamaran antara informasi yang benar dan salah serta berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Karena itu, diperlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk para ulama, untuk menjaga keselamatan negara dan rakyat Indonesia dari bahaya isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: OJK Tegal Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 1.330 Orang

Menjaga diri dari Covid-19 dan juga mencegah penyebaran berita hoax yang bisa memecah belah bangsa adalah tugas kita semua.

Semoga ikhtiar lahiriyah dan ikhtiar batiniyyah (doa) yang kita lakukan bisa mempercepat mengatasi wabah Covid-19 dan kita bisa beraktivitas normal kembali dalam membangun bangsa.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

X