Gus Muhaimin Dukung Biofarma Percepat Produksi Vaksin Covid-19

- Kamis, 15 Juli 2021 | 09:15 WIB
Abdul Muhaimin Iskandara atau Gus Muhaimin, foto/ Dok DPP PKB
Abdul Muhaimin Iskandara atau Gus Muhaimin, foto/ Dok DPP PKB

”Saya dan pimpinan DPR akan selalu mendukung Biofarma. Kami akan terus memenuhi kebutuhan Biofarma untuk menjadi “Pedang Bangsa” dalam memerangi Covid-19. Kami mendorong Bio Farma harus membentuk konsorsium dengan perusahaan sejenis di dalam dan luar negeri agar lebih mampu melakukan percepatan produksi lebih banyak vaksin,” tuturnya.

Gus Muhaimin juga mendorong dan mendukung agar Biofarma akan semakin mampu memproduksi vaksin dalam negeri yakni Vaksin Merah Putih. ”Kami akan terus memperkuat modal kerja Bio Farma agar kapasitas dan kecepatan produksi vaksin lebih besar,” urainya.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra ini mengatakan bahwa dalam menghadapi pandemic Covid-19, masyarakat harus mengikuti semua prosedur protokol kesehatan secara disiplin.

Baca Juga: Bisri Romly Bersama Relawan Pemuda Gus Muhaimin Gas Pol Menuju Abdul Muhaimin Iskandar Presiden 2024

”Mereka yang sudah divaksin maupun yang belum, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan karena ini pangkal masalahnya. Mari kita percepat vaksinasi ini. Ayo berduyun-duyun, kita tunjukkan bahwa kita bisa memiliki daya tahan dan daya tangkal yang kuat. Di semua negara yang sukses menangani pandemi ini adalah karena protokol kesehatannya berhasil,” tutur Gus Muhaimin.

Ikut dalam kunjungan tersebut Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza.

Sementara itu, Direktur Utama PT Biofarma (Persero) Honesti Basyir mengatakan bahwa saat ini hal yang terpenting adalah bagaimana vaksin ini cepat diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Gus AMI : Sekolah Jangan Sampai Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19

”Dari data yang kita dapat ya yang 80 persen orang yang dirawat di rumah sakit itu belum divaksin, 8 persen itu yang baru vaksin pertama tapi sudah kena karena belum lengkap. Ada juga yang vaksin kedua tapi karena faktor komorbid atau memang saat divaksin memang sudah kena, tapi lagi masa inkubasi. Poinnya apa, vaksin yang bagusnya, lebih cepat divaksin, sudah, itu saja,” katanya.

Honesti Basyir mengatakan bahwa saat ini stok vaksin sangat mencukupi. Namun, untuk proses distribusinya sangat tergantung pada kesiapan dan permintaan dari pemerintah daerah setempat.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Sumber: DPP PKB

Tags

Terkini

Sejumlah Ruangan di Pemkab Pemalang Disegel KPK

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X