Tragis! Akibat Pendangkalan Aliran Sungai, Tujuh Nelayan Tradisional di Tegal Meninggal

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:50 WIB
Pendangkalan aliran Sungai Kalibacin, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, menelan korban jiwa. Tujuh nelayan dilaporkan meninggal, akibat kelelahan saat menarik perahu untuk disandarkan. (Haikal Adithya )
Pendangkalan aliran Sungai Kalibacin, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, menelan korban jiwa. Tujuh nelayan dilaporkan meninggal, akibat kelelahan saat menarik perahu untuk disandarkan. (Haikal Adithya )

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak tujuh orang dari dua kelompok nelayan tradisional di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, menghembuskan nafas terakhir.

Mereka diduga meninggal, akibat kelelahan setelah menarik perahu berukuran di bawah lima gross ton (5 GT), di aliran Sungai Kalibacin, Kelurahan Tegalsari, yang mengalami pendangkalan.

Berdasarkan data yang diperoleh menyebut, tujuh nelayan yang meninggal itu terjadi sejak tahun 2017 hingga 2022. Mereka berasal dari Kelompok Nelayan Cracas Jaya dan Kelompok Nelayan Subal.

Baca Juga: Sebanyak 11 Kepala Desa Akhiri Masa Jabatan

Ketua Kelompok Nelayan Cracas Jaya, Tedi Priyono mengatakan, empat anggotanya menghembuskan nafas terakhir pada tahun 2017 hingga 2020. Sebagian besar, mereka menjadi korban keganasan lumpur di aliran Sungai Kalibacin.

"Kurang lebih sudah ada empat anggota kami yang meninggal di tahun 2017-2020. Mereka adalah Suryono (50), Surip (53), Tarmo (54) dan Farmasi (52)," ujar Tedi kepada suaramerdeka-pantura.com, Selasa (30/8/2022) siang.

Tak hanya itu, belum adanya penanganan pendangkalan sungai dari pemerintah setempat, menyebabkan korban kembali berjatuhan belum lama ini.

Sedikitnya tiga orang nelayan dilaporkan mengalami sakit dan pada akhirnya meninggal dunia, diduga akibat kelelahan saat akan menambatkan perahu di dermaga.

Baca Juga: Tersangka Kasus Invoice Fiktif di PLTU Batang Ditahan Kejaksaan

Ironisnya, satu di antaranya meninggal dunia di aliran Sungai Kalibacin, dengan kondisi badan tertelungkup. Diduga kuat, nelayan tersebut meninggal akibat terlalu lelah saat menarik perahu dari bibir pantai hingga dermaga atau jamban.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Sejumlah Ruangan di Pemkab Pemalang Disegel KPK

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X