Petani Bawang di Brebes Tolak Rencana Pencabutan Subsidi Pupuk

- Selasa, 21 Juni 2022 | 16:25 WIB
 (Bayu Setiawan )
(Bayu Setiawan )

Ditambah lagi, banyak petani yang tidak mampu membeli pupuk karena harganya mahal. Dampaknya, nanti produktifitas petani menurun.

"Jika kebijakaan pencabutan pupuk bersubsidi ini tetap dilaksanakan, yang terdampak bukan hanya petani. Tapi, kami sebagai pengecer juga terdampak," tandasnya.

Ketua HKTI Kabupaten Brebes, Masrukhi Bachro mengatakan, dalam soal komuditas pertanian, diharapkan kebijakan pemerintah yang diambil tidak merugikan petani, baik sebagai produsen, maupun petani sebagai konsumen saprodi, seperti pupuk, pestisida dan lainnya.

"Sehingga tujuan akhir pemerintah mensejahterakan petani ini bisa terwujud," ujarnya.

Baca Juga: Aduh,,aduh, Pelajar SMP Edarkan Sabu, Polisi Sita 10 Paket Siap Edar

Menurut dia, pemerintah mestinya bisa membuat regulasi yang berpihak kepada petani, dan tentunya juga tidak merugikan steakholder lain. Harga pupuk dan pestisida bisa dikendalikan dengan regulasi pemerintah yang melibatkan steakholder.

Begitu juga penegakkan harga hasil pertanian, terutama komoditas pangan.

"Kami minta pemerintah harus lebih bijaksana untuk membandingkan antara biaya yang dikeluarkan petani dengan menetapkan harga yang layak bagi hasil panennya, melalui regulasi bisa diberlakukan, " terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati menjelaskan, kebijakan rencana pencabutan subsidi pupuk, merupakan kebijakan pemerintah yang harus dilaksanakan.

Namun demikian, pihaknya akan berusaha mengusulkan kepada DPR dan pemerintah pusat untuk menunda rencana tersebut.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Sejumlah Ruangan di Pemkab Pemalang Disegel KPK

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X