Petani Bawang di Brebes Tolak Rencana Pencabutan Subsidi Pupuk

- Selasa, 21 Juni 2022 | 16:25 WIB
 (Bayu Setiawan )
(Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Rencana penghapusan pupuk bersubsidi pada awal bulan Juli mendatang, mendapatkan reaksi dari berbagai pihak.

Di Kabupaten Brebes, para petani bawang merah menolak atas rencana pemerintah tersebut. Apalagi, jenis pupuk yang bakal dicabut subsidinya itu, paling dibutuhkan petani bawang merah.

Sesuai rencana, pemerintah bakal mencabut subsidi untuk tiga jenis pupuk. Yakni, ZA, SP36 dan pupuk organik.

Rencana dicabutnya subsidi pupuk jenis ZA, SP-36, dan organik itu, tertuang dalam Surat Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian No.B.133.1/SR.320/B.5.2/03/2022 tertanggal 14 Maret 2022.

Baca Juga: Pasar Hewan Dibuka, Petugas Temukan 9 Sapi Suspect PMK

Rujuk (48) petani bawang merah di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bukakamba, Kabupaten Brebes mengatakan, pupuk jenis ZA dan SP-36, merupakan jenis pupuk yang banyak dipakai oleh petani bawang merah di Brebes.

Jika pemerintah tetap bersikukuh menghapus subsidi pupuk, maka tidak sedikit petani yang terdampak. Hal ini karena mereka tidak mampu membeli pupuk nonsubsidi seperti ZA dan SP-36 yang saat ini tergolong mahal.

"Jujur, sebagai petani bawang merah, saya menolak rencana penghapusan subsidi pupuk ini. Saat ini harga obat-obatan pestisida juga sudah mahal."

"Ini jelas akan menyebabkan petani bawang merah banyak yang akan terpuruk, karena tak kuat menanam bawang merah gara-gara harga pupuk mahal," tuturnya.

Baca Juga: Dawet Daun Kelor, Minuman Segar dan Menyehatkan Banyak Digemari Warga

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kendaraan Pemudik Terjebak Macet di Tonjong

Jumat, 29 April 2022 | 13:24 WIB
X