Presiden Jokowi Minta Percepatan Redistribusi Lahan

- Jumat, 10 Juni 2022 | 05:47 WIB
SYUKURAN : Presiden Joko Widodo saat memberikan smabutan dihadapan ribuan petani pada acara syukuran hasil bumi Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial yang digelar di Lapangan Omah Tani, Desa Tumbrep, Bandar, Batang, Rabu (8/6). (Arif Suryoto )
SYUKURAN : Presiden Joko Widodo saat memberikan smabutan dihadapan ribuan petani pada acara syukuran hasil bumi Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial yang digelar di Lapangan Omah Tani, Desa Tumbrep, Bandar, Batang, Rabu (8/6). (Arif Suryoto )

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya agar ada percepatan redistribusi tanah. Selain itu tidak membiarkan ada lahan perhutanan sosial yang telantar dan tidak produktif.

"Jangan sampai kita biarkan ada lahan yang telantar, ada lahan yang tidak produktif. Ada lahan yang tidak digunakan apa-apa dibiarkan, nggak boleh. Semuanya harus produktif, nanti itu urusannya Bu Menteri Kehutanan."

Misalnya ada lahan Hak Guna Usaha (HGU) lebih dari 20 tahun tidak diapa-apain, itu nanti urusannya Bu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Pak Menteri Badan Pertanahan Nasional (BPN),'' tegas Presiden saat menghadiri acara syukuran hasil bumi Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial yang digelar di Lapangan Omah Tani, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga: Usai Terima SK, Ribuan Guru P3K Brebes Sujud Syukur di Stadion Karangbirahi

Presiden didampingi Ibu Iriani Joko Widodo bersama rombonngan jajaran Menteri, Forkompimda Jateng, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Presiden menuturkan lahan perhutanan sosial memiliki peranan penting dalam rangka membuka usaha bagi para petani dan rakyat. Untuk itu dia memerintahkan inMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Gubernur Jateng memberikan pendampingan petani perhutani sosial soal manajemen, sarana dan prasarana.

"Saya juga petani perhutanan sosial diperhatikan sarana dan prasarananya, sekarang kembali ke Bu Siti karena yang memberikan Surat Keputusan (SK) itu. Saya minta ada percepatan redistribusi lahan juga SK-nya," ujarnya.

Baca Juga: PAW Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Kades Bulakwaru Gantikan Almarhum Agus Salim

Presiden juga menjelaskan mengenai situasi dunia yang sulit karena Pandemi Covid-19, ditambah perang Ukraina, hingga banyak negara mengalami kekurangan pangan.

Untuk itu mengajak petani dan masyarakat mengambil peluang dan memanfaatkan lahan dengan menanam tanaman pangan pokok seperti padi, jagung, porang, sorgum, dan lainnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Sejumlah Ruangan di Pemkab Pemalang Disegel KPK

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X