Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Konvoi Khilafatul Muslimin

- Rabu, 8 Juni 2022 | 03:25 WIB
BARANG BUKTIK - Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menunjukkan sejumlah barang bukti kasus Khilafatul Muslimin, saat ekspos di halaman Mapolres Brebes. (Bayu Setiawan )
BARANG BUKTIK - Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menunjukkan sejumlah barang bukti kasus Khilafatul Muslimin, saat ekspos di halaman Mapolres Brebes. (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Jajaran Polres Brebes menetapkan tiga orang tersangka, dalam kasus konvoi yang dilakukan kelompok Khilafatul Muslimin di Kabupaten Brebes. Mereka adalah G, AS, dan D, yang merupakan Pimpinan Cabang Khilafatul Muslimun Brebes, Pimpinan Ranting dan Koordinator Lapangan (Korlap).

Konvoi kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Bawang, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial. Bahkan, keberadaan kelompok itu juga membuat resah masyarakat. Di Brebes, kelompok tersebut tergabung dalam struktur Umul Quro dan Kemasulan.

Kemasulan Khilafatul Muslimun di Brebes tersebar di beberapa titik. Di antaranya, Kemasulan Pembatan (Wanasari Brebes), Kemasulan Ulu Jami (Comal Pemalang), Kemasulan Tengki (Brebes) dan Kemasulan Sigentong (Wanasari Brebes). Kelompok ini sudah berdiri dan melakukan syiar di Kabupaten Brebes sejak tahun 2014 lalu.

Baca Juga: Dinas Dukcapil Buka Layanan Online Melalui Whatsapp

"Kami telah melakukan pemeriksaan kepada 16 orang saksi, termasuk saksi ahli pidana, saksi ahli sosiologi, saksi ahli agama, dan saksi ahli bahasa. Berdasarkan bukti-bukti dari penyidik, kami menetapkan tiga orang tersangka dari Jamaah Khilafatul Muslimin," kata Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto dalam ungkap kasus di Mapolres Brebes, kemarin petang.

Dia menjelaskan, ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal dalam Peraturan Hukum Pidana Nomor 1 Tahun 1946. Yakni Pasal 14 Ayat 1 dan Pasal 15 dan atau 107 juncto 53 Undang-Undang KUHP.

Dari hasil pemeriksaan itu, inti dari permasalahannya, adalah mereka menyebarkan berita bohong kepada masyarakat, sehingga menyebabkan keonaran dan keresahan di tengah masyarakat.

"Kegiatan Khilafatul Muslimun berupa konvoi dan pembagian maklumat membuat masyarakat di Brebes merasa resah, dengan ajakan-ajakan untuk bergabung ke Khilafatul Muslimun yang tujuannya membangun sistem Khilafah," jelasnya.

Baca Juga: Empat Tahun Vakum, Sedekah Bumi Kembali Digelar di Batang

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, pihaknya akan melakukan penyidikan lebih intensif terhadap kasus tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Brebes, sehingga berkas kasus tersebut bisa dilanjut sampai proses peradilan.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kendaraan Pemudik Terjebak Macet di Tonjong

Jumat, 29 April 2022 | 13:24 WIB
X