5.000 Rumah Tangga Terdampak Banjir Rob di Kota Pekalongan

- Kamis, 26 Mei 2022 | 17:23 WIB
BERMAIN: Beberapa anak bermain di genangan rob di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Rabu (25/5/2022). (Isnawati )
BERMAIN: Beberapa anak bermain di genangan rob di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Rabu (25/5/2022). (Isnawati )

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyebut warga Kota Pekalongan yang terdampak banjir rob sejak Senin (23/5/2022) hingga saat ini, Kamis (26/5/2022) mencapai 5.000 rumah tangga.

Sebagian dari warga terdampak rob mengungsi di berbagai lokasi. Sementara warga lainnya bertahan di rumah meskipun genangan rob belum surut.

“Sebanyak 5.000 KK (kepala keluarga) atau sekitar 19.000 warga Kota Pekalongan terdampak banjir rob akibat gelombang pasang sejak Senin,” kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat meninjau pembuatan tanggul darurat di Sungai Meduri Kelurahan Tirto bersama Dandim 0710/ Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Pemerintah Diharapkan Mengakui Keberadaan Pesantren

Ribuan warga tersebut tersebar di sembilan kelurahan. Yakni Kelurahan Degayu, Panjang Wetan, Gamer, Pasirkratonkramat, Panjang Baru, Klego, Krapyak, Kauman dan Tirto. Dari sembilan kelurahan tersebut,Kelurahan Tirto terdampak paling parah karena tanggul di Sungai Meduri jebol sepanjang 30 meter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, tercatat ada 364 warga yang masih bertahan di enam lokasi pengungsian.

Meliputi 53 orang di Aula Kelurahan Degayu, 38 orang di Markas PMI dan 50 orang di Masjid Al Karomah Tirto. Selain itu, 65 orang di Masjid Khusnul Kulk Tirto dan 126 di Aula Kelurahan Tirto.

Salah seorang warga terdampak rob, Siti Masudah (47), tidak kuasa menahan kesedihannya memikirkan kondisi rumah yang ditinggalkannya. Sejak Senin (23/5), ia dan keluarganya mengungsi di Aula Kelurahan Tirto.

Baca Juga: Cegah PMK, Pasar Hewan Banjaranyar Tutup

Menurut warga RT 03/ RW 04 Kelurahan Tirto itu, semua perabot rumahnya rusak terendam rob. Ia pun menitikkan air mata ketika mengungkapkan kegundahan hatinya.

“Di sini memang senang, banyak orang, kebutuhan makan dipenuhi. Tapi juga mikir bagaimana kondisi rumah. Setelah pulang nanti, bagaimana kondisi rumah,” kata dia.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kendaraan Pemudik Terjebak Macet di Tonjong

Jumat, 29 April 2022 | 13:24 WIB
X