Bisri Romly Sosialiasikan Empat Pilar Kepada Para Kepala Sekolah Swasta di Pekalongan

- Rabu, 30 Maret 2022 | 13:08 WIB
Bisri Romly Sosialiasikan Empat Pilar Kepada Para Kepala Sekolah Swasta di Pekalongan
Bisri Romly Sosialiasikan Empat Pilar Kepada Para Kepala Sekolah Swasta di Pekalongan

PEKALONGAN, suarmerdeka-pantura.com - Anggota DPR-MPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly, melaksanakan sosialiasi empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UU 1945.

Sosialiasi yang digelar di rumah aspirasi Karanganyar Pekalongan pada Selasa 29 Maret 2022 itu menyasar para kepala sekolah swasta di Kabupaten Pekalongan.

Bisri Romly menyampaikan, pilihannya menyasar para kepala sekolah swasta yang ada di wilayah daerah pemilihan dalam pelaksanaan sosialiasi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 lanataran mereka adalah top manager di sekolah.

"Peran dari top manager atau kepala sekolah penting untuk memastikan agar kurikulum di sekolah yang dipimpinnya bebas dari paham-paham yang dilarang oleh perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Untuk itu materi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 penting disampaikan kepada para kepala sekolah," ujarnya.

Inti dari 4 pilar kebangsaan ini yaitu gotong royong. Oleh karena itu, bisri menghimbau agar yang hadir dalam pertemuan ini bisa kembali memperdalam tujuan dari 4 pilar sekaligus menanamkan semangat gotong royong, musyawarah mufakat, toleransi, persatuan dan kesatuan.

Baca Juga: Diuji Coba, Jalingkut Brebes Rawan Kecelakaan

Dalam kesempatan tersebut, Bisri juga turut menyampaikan dan memperjuangkan tentang pentingnya pendidikan di daerah pemilihannya, terutama di Kabupaten Pekalongan.

"Saya selalu berusaha agar anak-anak di Kabupaten Pekalongan bisa mendapatkan pendidikan yang layak, salah satunya dengan mensosialisasikan program indonesia pintar (PIP) kepada masyarakat," jelasnya.

Disebutkan, Kementerian Pendidikan memberikan aspirasi untuk memperjuangkan PIP di daerahnya.

Selain itu ada pula bantuan kuliah bagi warga yang tak mampu."Selama ini, program indonesia pintar selalu disosialisasikan dan sudah ada yang menerima program tersebut, oleh karena itu, tahun ini juga saya sosialisasikan agar kesempatan anak-anak yang terkendala biaya bisa merasakan pendidikan," terangnya.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kendaraan Pemudik Terjebak Macet di Tonjong

Jumat, 29 April 2022 | 13:24 WIB
X