Pelaku Pembunuh Anak Kandung di Tonjong Jalani Perawatan di RSUD dr Soeselo Slawi  

- Selasa, 22 Maret 2022 | 05:17 WIB
MENJELASKAN: dr Glorio Immanuel SpKJ didampingi Wakil Direktur RSUD dr Soeselo Slawi dr  Titis Cahyaningsih menjelaskan tentang perawatan yang dilakukan terhadap Kanti Utami, pelaku penganiayaan terhadap tiga anak kandungnya yang sejak Minggu petang menjalani perawatan di RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal. (Cessnasari )
MENJELASKAN: dr Glorio Immanuel SpKJ didampingi Wakil Direktur RSUD dr Soeselo Slawi dr  Titis Cahyaningsih menjelaskan tentang perawatan yang dilakukan terhadap Kanti Utami, pelaku penganiayaan terhadap tiga anak kandungnya yang sejak Minggu petang menjalani perawatan di RSUD dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal. (Cessnasari )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Kanti Utami (35), terduga pelaku penganiayaan terhadap tiga anak kandungnya, hingga seorang anak diantaranya tewas, kini sedang menjalani perawatan di RSUD  dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal. Dia dirawat di ruang Bougenvil yang merupakan bangsal jiwa.

Warga Dukuh Sokawera Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes ini tiba di RSUD dr Soeselo Slawi pada Minggu (20/3/2022) sekitar pukul 19.00.

“Terduga pelaku pembunuhan di Tonjong , Brebes saat ini memang sedang dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi."

"Saat ini masih dalam tahap asal pemeriksaan. Pemeriksaan terdiri atas tiga hal yakni psikiatri, profil kepribadian dan profil kecerdasan pasien,” terang dr Glorio Immanuel SpKJ saat ditemui di RSUD dr Soeselo, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Seorang Ibu di Brebes Aniaya Tiga Anaknya, Satu Tewas Dua Luka-Luka

Glorio mengatakan, pemeriksaan tersebut belum semua dilakukan. “Baru tahap bagaimana kita mendekati pasien supaya pasien mau bercerita apa adanya,” jelasnya didampingi Wakil Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Titis Cahyaningsih dan Kasubag Humas RSUD dr Soeselo Slamet Solehudin.

Menurut Glorio, fisik pasien dalam kondisi  baik. Pada saat diperiksa, pasien bisa menjawab dengan baik sesuai dengan pertanyaan yang diajukan. 

Tetapi untuk pertanyaan-pertanyaan tertentu pasien belum mau menjawab dengan alasan dia sudah lelah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

“Jadi saya lebih ke arah mengenal watak atau kepibadian dasar dari pasien dulu. Seperti apa latar belakang kehidupannya, seperti apa latar belakang keluarganya. Belum masuk kedalam kejadian perkara yang diduga dilakukan pasien,” terang Glorio.

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Anak di Brebes Dikenal Kurang Bergaul

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kendaraan Pemudik Terjebak Macet di Tonjong

Jumat, 29 April 2022 | 13:24 WIB
X