752.890 Pekerja Rentan Perlu Perlindungan Jamsostek

- Senin, 13 Desember 2021 | 16:59 WIB
 752.890 Pekerja Rentan Perlu Perlindungan Jamsostek. Iran (55), salah seorang nelayan di Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan memperbaiki jaring di atas perahunya yang ditambatkan di TPI Kota Pekalongan, Senin (13/12). Nelayan merupakan salah satu pekerja rentan yang memerlukan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan/foto/Isnawati
752.890 Pekerja Rentan Perlu Perlindungan Jamsostek. Iran (55), salah seorang nelayan di Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan memperbaiki jaring di atas perahunya yang ditambatkan di TPI Kota Pekalongan, Senin (13/12). Nelayan merupakan salah satu pekerja rentan yang memerlukan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan/foto/Isnawati

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 752.890 pekerja rentan di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta belum terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (jamsostek).

Mereka perlu mendapatkan perlindungan jamsostek untuk meningkatkan rasa aman saat bekerja.

Pekerja rentan adalah pekerja sektor informal atau bukan penerima upah (BPU), penghasilannya tidak menentu, namun memiliki risiko kerja yang tinggi.

Salah satunya nelayan. Iran (55) salah seorang nelayan di Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan belum terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK karena pendapatannya tidak menentu.

Baca Juga: 5 Kontroversi Nikita Mirzani, Mulai Diduga Terlibat Prostitusi Online, Sebut Habib Tukang Obat

Padahal, pekerjaannya berisiko tinggi sehingga memerlukan perlindungan.

“Saya sudah beberapa hari tidak melaut karena ombak tinggi. Sehingga tidak ada pendapatan. Jangankan beli solar, untuk sarapan hari ini saja tidak ada,” kata Iran saat ditemui sedang memperbaiki jaring di atas perahunya yang ditambatkan di TPI Kota Pekalongan, Senin (13/12/2021).

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Jateng dan DIY Cahyaning Indriasari menyebutkan, di Jateng-DIY terdapat potensi 752.890 pekerja rentan, meliputi pedagang, nelayan, petani, pengrajin dan pemulung.

Menurut dia, segmen BPU atau pekerja informal menjadi salah satu tantangan yang dihadapi BPJAMSOSTEK dalam peningkatan cakupan kepesertaan.

Baca Juga: Profil Lengkap Nikita Mirzani Yang Lagi Trending di Twitter Karena Muncul Aksi Petisi Boikot di change.org

Dari total kepesertaan di wilayah Jateng dan DIY sebanyak 3.475.262 orang, hingga 30 November 2021, kepesertaan BPU baru 282.991.

Sementara segmen jasa konstruksi tercatat 903.594 orang dan segmen penerima upah (PU) sebanyak 2.288.677 orang.

“Dari beberapa aspek, upah tidak bisa, risiko pekerjaan tinggi, banyak menyebar dan belum tanggap digital. Ini menjadi tantangan khusus kami, sehingga perlu strategi agar bisa menjangkau itu (pekerja rentan),” terangnya pada Media Gathering di PO Hotel Semarang, Kamis (9/12).

Untuk menjangkau pekerja rentan, BPJAMSOSTEK Wilayah Jateng dan DIY mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dalam program BPJAMSOSTEK.

Baca Juga: UPDATE Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Senin 13 Desember 2021, Cek Daftarnya

“Melalui dinas di Provinsi, kami mendorong pemerintah daerah agar pekerja rentan bisa masuk dalam APBD. Ada bansos untuk warga yang meninggal, kami dorong anggaran itu bisa diberikan untuk program perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja rentan,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong perusahaan-perusahaan untuk mengalokasikan anggaran corporate social responsibility (CSR) dalam program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).

GN Lingkaran adalah program untuk menggalang solidaritas dan kepedulian dalam bentuk donasi iuran guna memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dalam program BPJamsostek.

Baca Juga: Profil Lengkap Nathalie Holscher Istri dari Komedian Sule, Yang Baru Saja Melahirkan Anak Pertamanya

“Kami optimalkan CSR untuk melindungi pekerja rentan di sekitar perusahaan melalui GN Lingkaran. Kami dorong perusahaan-perusahaan untuk bisa menjadi orang tua asuh bagi  pekerja rentan,” sambungnya.

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejumlah Ruangan di Pemkab Pemalang Disegel KPK

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X