Dari Mengunggah Video Asusila Ke Situs Daring, Siskaeee Raup Rp2 Miliar dari Tahun 2020 Sampai 2021

- Kamis, 9 Desember 2021 | 09:33 WIB
Dari Mengunggah Video Asusila Ke Situs Daring, Siskaeee Raup Rp2 Miliar dari Tahun 2020 Sampai 2021/foto/(Foto: Twitter/Siskaee)
Dari Mengunggah Video Asusila Ke Situs Daring, Siskaeee Raup Rp2 Miliar dari Tahun 2020 Sampai 2021/foto/(Foto: Twitter/Siskaee)

SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Berdasarkan hasil penyelidikan dan penelusuran polisi, selama tahun 2020 sampai tahun 2021 Siskaeee mendapatkan pendapatan kotor hingga Rp2 miliar.

Pendapatan itu diperoleh dari aksi pelaku FCN dalam hal ini Siskaee mengunggah video asusila ke situs daring yang basisnya di luar negeri.

"Hasil penelusuran kami pelaku sudah mendapatkan pendapatan kotor hampir mencapai Rp2 miliar selama proses 2020 sampai 2021," katanya Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY AKBP Roberto GM Pasaribu, 7 Desember 2021, seperti dikutip SUARAMERDEKA-PANTURA.COM dari SUARAMERDEKA-BLORA.COM Kamis 9 Desember 2021

Sebagaimana diketahui pembuat video asusila di Yogyakarta International Airport (YIA) ditangkap pihak kepolisian, menamai dirinya Siskaeee, tanpa rasa malu memerkan aurat dari mulai belahan dada hingga area intim lainnya ditempat publik.

Baca Juga: Percepat Herd Immunity, DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan Gelar Vaksinasi Tahap Dua

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi Roberto GM Pasaribu melalui konferensi pers di Mapolda DIY, Selasa, 7 Desember 2021, pelaku yang memiliki ini inisial FCN (23) ini mengunggah video asusilanya di sejumlah situs daring yang memiliki basis di luar negeri atas dasar motif ekonomi selama kurun 2017 hingga 2021.

Kemudian, dari mengunggah konten porno itu, kata dia, pendapatan tersangka FCN diperkirakan mencapai diatas Rp20 juta per bulan.

"Hasil penelusuran kami pelaku sudah mendapatkan pendapatan kotor hampir mencapai Rp2 miliar selama proses 2020 sampai 2021," katanya.

Roberto juga mengungkap, Polda DIY telah melakukan penyelidikan sejak 3 Desember, kemudian menangkap tersangka di Stasiun Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (4/12), sebagaimana dikutip dari laman Antara.

Baca Juga: Ramalan Jaya Baya: Tahun 2022 Akan Menjadi Masa Penuh Penderitaan, Orang Licik Berkuasa, Orang Baik Terindas

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang mendukung tindakan pidana tersangka. Beberapa di antaranya laptop atau komputer jinjing, ponsel, sejumlah uang dolar AS, emas, rambut palsu, lampu, kamera, hingga cambuk.

Demikian atas perbuatannya, FCN disangkakan melanggar pasal 29 Juncto (Jo) Pasal 4 ayat (1) dan/atau pasal 30 Jo. pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun serta denda paling banyak Rp6 miliar.

Selain itu, tersangka juga dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga: Ramalan Peruntungan Shio Terbaru, 5 Shio Ini di Tahun 2022 Akan Hoki dan Berlimpah Rezeki, Apakah Shiomu Salah

Polda DIY, kata dia, telah melakukan proses pemblokiran konten-konten terkait FCN di berbagai sarana daring bekerja sama dengan Kemenkominfo RI dan Bareskrim Polri.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rombongan Biksu Thudong Memasuki Jawa Tengah

Senin, 22 Mei 2023 | 20:01 WIB

Sowan ke Habib Luthfi, Prabowo Serahkan Keris

Minggu, 21 Mei 2023 | 17:01 WIB

Truk Tabrak Truk di Jalan Tol,Tiga Meninggal Dunia

Selasa, 4 April 2023 | 23:35 WIB
X