Di Acara Sosialiasi Program Bangga Kencana, Anggota DPR RI Bisri Romly Minta Warga Aktif Cegah Stunting

- Selasa, 16 November 2021 | 16:54 WIB
Di Acara Sosialiasi Program Bangga Kencana, Anggota DPR RI Bisri Romly Minta Warga Aktif Cegah Stunting/foto/Agus Setiawan
Di Acara Sosialiasi Program Bangga Kencana, Anggota DPR RI Bisri Romly Minta Warga Aktif Cegah Stunting/foto/Agus Setiawan

PEKALONGAN, SUARAMERDEKA-PANTURA.COM - Anggota DPR RI dari Fraksi PKB minta kepada masyarakat Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan untuk aktif mencegah stunting dengan memperhatikan kesehatan dan kesempurnaan gizi anak di dalam keluarga.

Permintaan itu disampaikan di sela-sela kegiatan kundapilnya dengan menjadi narasumber dalam acara sosialiasi Program Bangga Kencana di Gedung Olahraga Satria, Kaibahan, Kesesi, Pekalongan, Minggu, 14 November 2021.

Pada kesempatan menjadi narasumber acara Sosialiasi Advokasi dan Komunikasi, Informsi dan Edukasi Tentang Program Pembangunan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang digelar BKKBN pusat tersebut, ia menyampaikan pentingnya membangun keluarga yang sehat sedini mungkin.

Menurutnya, tujuan utama acara sosialiasi ini adalah untuk meningkatkan komitmen pemangku kepentingan/ penentu kebijakan pusat, provinsi,kabupaten dan kota terhadap Program Bangga Kencana.

Baca Juga: Penderita Diabetes Pemalang Terbanyak di Jateng

Diharapkan dengan acara ini, informasi soal Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Program Bangga) Kencana tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Dikatakan, saat ini persoalan stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi bayi dan anak dibawah usia dua tahun di Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Pemkab Pekalongan, kita patut bersyukur setiap tahunnya sejak 2018 angka stunting di Kabupaten Pekalongan berangsur turun. Pada tahun 2018 angka stunting mencapai 32 %, pada tahun 2019 angka stunting mencapai 21,43 % dan pada tahun 2020 angka stunting mencapai 15,81 %

"Pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting tidak bisa berdiri sendiri atau menjadi pelaku tunggal. Keterlibatan elemen masyarakat dibutuhkan, terutama dalam konteks mengkampanyekan informasi soal Program Bangga Kencana yang didalamnya terdapat tujuan mencegah stunting," tandasnya.

Baca Juga: SK Mensos No.92 Tahun 2021 Terbit, Sebanyak 168.950 Peserta BPJS Kesehatan di Pekalongan Dinonaktifkan

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X