Askrindo Serahkan CSR Instalasi Biogas, Menko Perekonomian Airlanggo Hartanto Lakukan Penyerahan Simbolis

- Jumat, 17 September 2021 | 06:05 WIB
Askrindo Serahkan CSR Instalasi Biogas, Menko Perekonomian Airlanggo Hartanto Lakukan Penyerahan Simbolis. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto meninjau batik Nur Elza, UMKM binaan PT Askrindo di sela-sela acara Optimalisasi Penyaluran KUR dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi di Gedung HA Djunaid Convention Center, Kamis 16 September 2021
Askrindo Serahkan CSR Instalasi Biogas, Menko Perekonomian Airlanggo Hartanto Lakukan Penyerahan Simbolis. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto meninjau batik Nur Elza, UMKM binaan PT Askrindo di sela-sela acara Optimalisasi Penyaluran KUR dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi di Gedung HA Djunaid Convention Center, Kamis 16 September 2021

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menyerahkan bantuan CSR berupa instalasi biogas kepada Koperasi Umat Rajaning Karyo.

Bantuan CSR secara simbolis diserahkan Menko Airlangga Hartanto pada acara Optimalisasi Penyaluran KUR dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi di Gedung HA Djunaid Convention Center, Kamis (16/9).

Menurut Kepala Divisi Penjaminan KUR Askrindo, Himawan Sutanto, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Askrindo.

“Selain itu juga sebagai salah satu wujud nyata kontribusi Askrindo untuk Indonesia dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” terang Himawan.

Baca Juga: Muncul Meme Unsubscribe Deddy Corbuzier, Berikut Profil Singkat Deddy Corbuzier dan Buku Yang Pernah Ditulisny

Selain menyerahkan CSR instalasi biogas kepada Koperasi Umat Rajaning Karyo yang berada di Kabupaten Pekalongan, Askrindo juga menyerahkan paket sembako kepada tenaga kesehatan di Kota Pekalongan.

Sementara itu, terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR), Himawan Sutanto menjelaskan, Askrindo secara resmi ditunjuk oleh pemerintah sebagai perusahaan yang memberikan penjaminan terhadap penyaluran KUR.

Hal itu diperlukan agar perbankan tidak ragu dalam menyediakan dana modal kerja yang disalurkan kepada pelaku UMKM yang memiliki usaha produktif dan layak, namun belum memiliki agunan tambahan. Feasible, namun belum bankable.

Baca Juga: Kasus Persetubuhan Ayah dan Anak di Banyumas, Usia Korban Masih Dibawah Umur, dan Berstatus Pelajar SMP

“Bank sebagai salah satu penyalur kredit kepada UMKM tetap menerapkan prinsip kehati-hatian di tengah resiko tingginya gagal bayar. Di sinilah peran penjaminan kredit sangat diperlukan. Itulah sebabnya kredit modal kerja tersebut akan dijamin pemerintah,” sambungnya.

Selain itu, Askrindo yang merupakan anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) juga melakukan pendampingan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kami melakukan pendampingan UMKM agar UMKM bisa mandiri, tangguh dan mengembangkan usahanya lebih baik,” paparnya.

Baca Juga: 6 Fakta Kasus Persetubuhan Ayah dan Anak di Banyumas, Pelaku Lakukan Perbuatan Bejatnya sejak Tiga Tahun Lalu

Salah satu UMKM yang didampingi Askrindo adalah Batik Nur Elza di Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Pada acara itu, Batik Nur Elza menggelar berbagai motif batik produksinya bersama sejumlah UMKM lainnya.

Pemilik Batik Nur Elza, Badriyah mengatakan, dengan program KUR dan pendampingan dari Askrindo, usaha batiknya tetap bertahan pada masa pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejumlah Ruangan di Pemkab Pemalang Disegel KPK

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X