Kunjungan Spesifik Anggota DPR RI MF Nurhuda Y: Ada 1.700-an Penerima PKH di Kabupaten Batang Gagal Salur

- Kamis, 9 September 2021 | 16:18 WIB
Kunjungan Spesifik Anggota DPR RI MF Nurhuda Y: Ada 1.700-an Penerima PKH di Kabupaten Batang Gagal Salur/foto/Dok SM
Kunjungan Spesifik Anggota DPR RI MF Nurhuda Y: Ada 1.700-an Penerima PKH di Kabupaten Batang Gagal Salur/foto/Dok SM

BATANG,suaramerdeka-pantura.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PKB MF Nurhuda Y  dalam kegiatan kunjungan spesifiknya di Kabupaten Batang pada Kamis 9 September 2021, menyatakan, terdapat sekitar 1.700-an penerima PKH di Kabupaten Batang mengalami gagal salur.

Untuk itu, pihaknya selaku Anggota DPR RI dari Fraksi PKB dari dapil Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan dan Kota Pekalongan meminta kepada pemerintah atau Himbara

(Bank Milik Negara) sebagai pihak ketiga penyalur bantuan dari Kemensos untuk segera salurkan bantuan tersebut.

“Kami perlu cek langsung merespons berbagai keluhan di lapangan. Didapatkan data bahwa ada sekitar 1.700-an penerima PKH di Kabupaten Batang mengalami gagal salur. Kami minta kepada Bank Himbara agar segera selesaikan dalam waktu cepat,” tandas politisi muda PKB itu.

Baca Juga: Di Acara Vaksin Indonesia Bangkit Bersama MF Nurhuda Y, Dalam Waktu 2 Jam, 100 Orang Berhasil Divaksin

Kunjungan kerja dalam rangka tugas pengawasan terhadap program-program pemerintah ini diterima langsung oleh Bupati Batang Wihaji.

Selain dihadiri oleh 15 anggota Komisi VIII DPR RI, turut hadir pula Dirjen Pemberdayaan Fakir Miskin dan Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Bank Himbara dan para pemangku kebijakan terkait.

Menurutnya, dalam proses penyaluran, Himbara juga dinilai lambat karena sampai saat ini proses penyaluran bantuan di Kabupaten Batang baru mencapai 92% dengan dalih ada hambatan di lapangan.

Nurhuda meminta agar himbara segera menyalurkan 100%.

Baca Juga: Sekolah Yang Jumlah Siswanya Sedikit Bakal Gigit Jari, Dana BOSnya Dicabut, Gus Muhaimin: Cari Solusi Lain

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X