Ingin Beriwisata di Baturaden, Anda Harus Tunjukkan Kartu Vaksin dam Bayar Tiket secara Non Tunai

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 22:00 WIB
 Ingin Beriwisata di Baturaden, Anda Harus Tunjukkan Kartu Vaksin dam Bayar Tiket secara Nontunai foto/ (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
Ingin Beriwisata di Baturaden, Anda Harus Tunjukkan Kartu Vaksin dam Bayar Tiket secara Nontunai foto/ (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-pantura.com - Apabila anda hendak berwisata ke Lokawisata Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Anda harus bisa tunjukkan kartu vaksin, hasil rapidtes antigen dan membayar tiket secara daring atau non tunai melalui aplikasi Mas Basid (Banyumas Bebas Covid).

Langkah demikian sengaja diambil Pemerintah Kabupaten Banyumas guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di lokasi Lokawisata Baturaden.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Banyumas mengklaim telah mengantongi izin dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kaitannya dengan dibukanya Lokawisata Baturaden dengan catatan penerapan protokol kesehatan secara ketat serta jumlah pengunjung dibatasi 20 persen dari kapasitas.

Dikutip suaramerdeka-pantura.com, pada Sabtu 28 Agustus 2021, dari suaramerdeka-banyumas.com, Pemerintah Kabupaten Banyumas mulai melakukan simulasi pengoperasian Lokawisata Baturraden, Sabtu (28/8/2021).

Pada hari pertama uji coba ini, tercatat hanya 20 orang wisatawan yang berkunjung. "Kami tutup pukul 15.00. Sehari ini hanya 20 pengunjung," kata Kepala UPT Lokawisata Baturraden, Kusmantono melalui aplikasi pesan, Sabtu.

Baca Juga: Tips Lolos Tes Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 19, Anda Bisa Kerjakan Contoh Soal Ini di Rumah

Menurutnya, pengunjung yang datang sangat sedikit karena pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Berdasarkan pantauan, wisatawan yang berkunjung ke Lokawisata Baturraden ditanya terkait status vaksinnya.

Bila belum menerima vaksin Covid-19, mereka tidak diperbolehkan masuk ke objek wisata. Demikian pula dengan wisatawan yang berasal dari luar Kabupaten Banyumas. Mereka juga tidak diperbolehkan berkunjung.

Setelah lolos skrining, pengunjung yang sudah memesan tiket secara daring melalui aplikasi Mas Basid (Banyumas Bebas Covid) dapat langsung melakukan pemindaian.

Aplikasi ini merupakan gagasan Pemerintah Kabupaten Banyumas sebagai upaya memfasilitasi pengunjung melakukan pendaftaran dan pembayaran wisata secara nontunai.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Wahyono Gozali mengatakan, dalam uji coba perdana di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini, pihaknya menerapkan sejumlah standar operasional prosedur.

Baca Juga: Drawing Liga Champions 2021: Chelsea vs Juventus, Liverpool Lawan AC Milan

Menurut dia, pada simulasi ini, selain membayar tiket secara daring, pengunjung harus menunjukkan kartu vaksin atau bukti tes cepat antigen dengan hasil negatif.

Pengunjung yang diperbolehkan masuk berasal dari wilayah sekitar Banyumas dengan jumlah maksimal 20 persen dari kapasitas per kunjungan.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

Gubernur Lantik Urip Sihabudin Jadi Pj Bupati Brebes

Selasa, 13 Desember 2022 | 18:08 WIB

Tari Geyol Tegal Meriahkan Peringatan Sumpah Pemuda

Jumat, 28 Oktober 2022 | 18:09 WIB

Di Brebes Hanya Ada 8 Parpol Diverifikasi Vaktual KPU

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 17:40 WIB

Sebentar Lagi Air Bersih Banyumas Mengalir ke Pulosari

Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:56 WIB

Moeldoko Panen Raya Jagung di Pemalang

Jumat, 23 September 2022 | 20:16 WIB

32 Unit Ruspin Untuk Korban Banjir Mulai Dibangun

Rabu, 14 September 2022 | 21:34 WIB
X