Selama PPKM, Penutupan Ruas Jalan Diminta Tidak Disalahkagunakan

- Rabu, 21 Juli 2021 | 12:59 WIB
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy., foto/ SM Dok
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy., foto/ SM Dok

SEMARANG, suaramerdeka-pantura.com - Selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang salah satunya adalah penyekatan atau penutupan ruas jalan diminta untuk tidak disalahgunakan oleh masyarakat.

Pasalnya, di berbagai daerah di Jawa Tengah ruas jalan yang ditutup selama penerapan PPKM Darurat justru dimanfaatkan atau disalahgunakan sebagai tempat berolahraga atau nongkrong. Hal demikian justru bisa menimbulkan kerumunan baru.

Permintaan itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy.

Baca Juga: Lama Tak Turun Ke Lintasan Bapalapan, The Little Samurai Bakal Turun di MotoGP Austria 2021

"Kepada masyarakat kami minta agar tidak memanfaatkan momen penutupan jalan sebagai tempat nongkrong atau olahraga," kata di, sebagaimana dikutip suaramerdeka-pantura.com dari suaramerdeka.com, pada Rabu 21 Juli 2021.

Menurutnya. tujuan dari penutupan ruas jalan itu untuk membatasi dan mengurangi mobilitas warga. Bukan kemudian dialihkan menjadi ruang olahraga yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Salah satunya adalah ruas Jalan Slamet Riyadi di Kota Surakarta pada Minggu (18/7/2021) pagi, ruas Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jateng yang mengalami penutupan selama PPKM darurat bahkan digunakan sejumlah warga untuk berkegiatan layaknya ketika car free day.

Baca Juga: Melalui Bisri Romly, Gus Muhaimin Serahkan Hewan Kurban Ke Ponpes Baitul Muqodas Kedungwuni

“Upaya untuk menghalau juga sudah dilakukan pihak Polresta Surakarta. Begitu juga dengan daerah lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan selama PPKM darurat, Kota Semarang masih menempati posisi pertama dalam kasus aktif di Jateng. Disusul Kabupaten Kudus dan Kabupaten Banyumas. ** (Cun Cahya/suaramerdeka.com)

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

X