25 Daerah di Jateng Masuk Zona Merah, Kudus Masih Tertinggi

- Selasa, 29 Juni 2021 | 15:43 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau zona merah di Bergaslor. (Jatengprov)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau zona merah di Bergaslor. (Jatengprov)

SEMARANG, suaramerdeka-pantura.com - Tingginya peningkatan kasus positif Covid-19, menambah jumlah daerah zona merah di Jawa Tengah. Saat ini, terdapat 25 daerah yang masuk kategori zona merah di wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, Senin (28/6/2021) mengatakan beberapa daerah yang mengalami kenaikan kasus baru di antaranya adalah Kabupaten Kendal sebanyak 164 kasus, Kebumen sebanyak 161 kasus, dan Kabupaten Semarang sebanyak 98 kasus.

Kasus aktif tertinggi masih di Kabupaten Kudus sebanyak 1.694 kasus, disusul Kendal 1.611 kasus, dan Kota Semarang 1.510 kasus.

Baca Juga: Di Acara Kundapil, Bisri Romly Pantau Calon Lokasi Pembangunan BLK di Ponpes Gondang

Beberapa daerah yang sebelumnya belum masuk zona merah, saat ini sudah berubah menjadi zona merah di antaranya Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Banjarnegara dan Cilacap.

Sebanyak 25 wilayah yang menjadi zona merah penularan Covid-19 adalah, Kabupaten Grobogan, Demak, Jepara, Kota Semarang, Pati, Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Sragen, Kebumen, Rembang, Wonogiri, Brebes dan Kendal.

Selain itu, zona merah lainnya, yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Semarang, Karanganyar, Purworejo, Kudus, Blora, Kota Pekalongan, Banjarnegara, Cilacap, Kabupaten Tegal, Sukoharjo, dan Magelang.

Baca Juga: Tebing Longsor, Empat Warung di Pujasera Nyaris Ambrol Ke Sungai

“Kebanyakan usia produktif, di mana mereka itu adalah tingkat mobilitasnya tinggi," kata Yulianto di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Terkait zona merah itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah meminta seluruh pemkab/pemkot agar memperketat aturan PPKM mikro. Terutama, untuk daerah-daerah yang masuk zona merah.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Sumber: Suaramerdeka.com

Tags

Terkini

X